Pengantar Aplikasi Komputer 1A (T4)
Tugas
Pengantar Aplikasi Teknologi Komputer 1A
Kurnian B.Prianto S,KOM.SH.MM
Disusun Oleh:
Aisyah Madinah
10520045
1PA23
Falkultas Psikologi
Jurusan Psikologi
Universitas Gunadarma
12.1.
Sistem
Sistem berasal dari bahasa latin (systēma) dan bahasa Yunani
(sustēma) yang diartikan sebagai suatu kesatuan yang terdiri komponen atau
elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau
energi untuk mencapai suatu tujuan.
Istilah
sistem sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang
berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat. Sistem
juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam
suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak.
12.1.1.
Definisi Sistem
Sistem secara umum adalah suatu kumpulan objek atau
unsur-unsur atau bagian-bagian yang memiliki arti berbeda-beda yang saling
memiliki hubungan, saling berkerjasama dan saling memengaruhi satu sama lain
serta memiliki keterikatan pada rencana yang sama dalam mencapai suatu tujuan
tertentu pada lingkungan yang kompleks.
Sedangkan
definisi sistem secara singkat adalah sekumpulan benda yang memiliki hubungan
di antara mereka.
12.1.2.
Komponen Pembentuk Sistem
Sistem
informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut blok bangunan (building
blok), yang terdiri dari komponen input, komponen model, komponen output,
komponen teknologi, komponen hardware, komponen software, komponen basis data,
dan komponen kontrol. Semua komponen tersebut saling berinteraksi satu dengan
yang lain membentuk suatu kesatuan untuk mencapai sasaran.
1. Komponen input
Input mewakili data yang masuk kedalam sistem informasi. Input disini termasuk metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan, yang dapat berupa dokumendokumen dasar.
2. Komponen model
Komponen
ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model matematik yang akan
memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yag
sudah ditentukan untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.
3. Komponen output
Hasil
dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas
dan dokumentasi yang berguna untuk semua pemakai sistem.
4. Komponen teknologi
Teknologi
merupakan “tool box” dalam sistem informasi, Teknologi digunakan untuk menerima
input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, neghasilkan dan
mengirimkan keluaran, dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan.
5. Komponen hardware
Hardware
berperan penting sebagai suatu media penyimpanan vital bagi sistem
informasi.Yang berfungsi sebagai tempat untuk menampung database atau lebih
mudah dikatakan sebagai sumber data dan informasi untuk memperlancar dan
mempermudah kerja dari sistem informasi.
6. Komponen software
Software
berfungsi sebagai tempat untuk mengolah,menghitung dan memanipulasi data yang
diambil dari hardware untuk menciptakan suatu informasi.
7. Komponen basis data
Basis data (database) merupakan kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu dengan yang lain, tersimpan di pernagkat keras komputer dan menggunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data perlu disimpan dalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Data di dalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa supaya informasi yang dihasilkan berkualitas. Organisasi basis data yang baik juga berguna untuk efisiensi kapasitas penyimpanannya. Basis data diakses atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak paket yang disebut DBMS (Database Management System).
8. Komponen kontrol
Banyak
hal yang dapat merusak sistem informasi, seperti bencana alam, api, te,peratur,
air, debu, kecurangan-kecurangan, kegagalan-kegagalan sistem itu sendiri,
ketidak efisienan, sabotase dan lain sebagainya. Beberapa pengendalian perlu
dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa halhal yang dapat merusak
sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur terjadi kesalahan-kesalahan dapat
langsung cepat diatasi.
12.1.3.
Klasifikasi Sistem
Sistem
mempunyai beberapa Klasifikasi yang perlu kita ketahui agar dapat mendifinisikan
sebuah sistem tersebut. Berikut ini penjelasan nya.
1. Sistem Abstrak dan Sistem Fisik
a) Sistem Abstrak : Sistem yang tidak tampak secara fisik, Sistem yang berisi gagasan atau konsep.
Contoh : Sistem teologi yang berisi gagasan tentang hubungan Manusia, Alam, dan Tuhan.
b) Sistem Fisik : Sistem yang secara fisik dapat dilihat.
Contoh: Sistem Komputer, Sistem Transportasi, Sistem Perguruan Tinggi.
2. Sistem Deterministik dan
Probabilistik
a) Sistem Deterministik : Sistem yang operasinya dapat
diprediksi secara tepat.
Contoh : Sistem
computer
b) Sistem Probabilistik : Sistem yang tidak dapat
diprediksi dengan pasti karena mengandung unsur probabilitas.
Contohnya: Sistem Evapotranspirasi, Sistem Serapan Hara, Sistem Fotosintesis.
3. Sistem Tertutup dan Terbuka
a) Sistem Tertutup : Sistem yang tidak bertukar
materi, informasi, atau energi dengan lingkungan, dengan kata lain sistem ini
tidak berinteraksi dan tidak dipengaruhi oleh lingkungan.
Contoh : Reaksi
kimia dalam tabung yang terisolasi.
b) Sistem Terbuka : Sistem yang berhubungan
dengan lingkungan dan dipengaruhi oleh lingkungan. Ciri-cirinya: sistem
menerima masukan yang yang diketahui, bersifat acak, gangguan.
Contoh : Sistem perusahaan dagang, Sistem tanah.
4. Sistem Alamiah dan Sistem Buatan Manusia
a) Sistem Alamiah : Sistem yang terjadi secara alamiah tanpa campur tangan manusia.
Contoh : Sistem Tata Surya.
b) Sistem Buatan Manusia : Sistem yang dibuat oleh
manusia.
Contoh : Sistem Komputer,
Sistem Mobil, Sistem Telekomunikasi.
12.1.4. Contoh Deskripsi Sistem
Deskripsi Sistem Informasi
Dosen : Dr. Drs. ERI ZULIARSO, M.KOM
Sistem Informasi (SI) adalah kombinasi dari teknologi
informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung
operasi dan manajemen.
Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi
yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik,
data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk
tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi
(TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini
dalam mendukung proses bisnis.
Secara terpisah, Pengertian Sistem adalah kumpulan
orang yang saling bekerja sama dengan ketentuan-ketentuan aturan yang
sistematis dan terstruktur untuk membentuk satu kesatuan melaksanakan suatu
fungsi untuk mencapai tujuan. Sistem memiliki beberapa karakteristik atau sifat
yang terdiri dari komponen sistem, batasan sistem, lingkungan luar sistem, penghubung
sistem, masukan sistem, keluaran sistem, pengolahan sistem dan sasaran sistem.
Sedangkan Pengertian Informasi adalah data yang diolah
menjadi lebih berguna dan berarti bagi penerimanya dan untuk mengurangi
ketidakpastian dalam proses pengambilan keputusan mengenai suatu keadaan.
Pengertian Sistem Informasi (SI) Menurut Para Ahli :
1. John F. Nash Pengertian
sistem informasi menurut John F. Nash adalah kombinasi dari manusia, fasilitas
atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang bermaksud menata
jaringan komunikasi yang penting, proses atau transaksi tertentu dan rutin,
membantu manajemen dan pemakai intern dan ekstern dan menyediakan dasar
pengambilan keputusan yang tepat.
2. Robert A. Leitch pengertian
sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang
mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi,
bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan
pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
3. Henry Lucas Pengertian sistem
informasi menurut Henry Lucas adalah suatu kegiatan dari prosedur-prosedur yang
diorganisasikan, apabila dieksekusi akan menyediakan informasi untuk mendukung
pengambilan keputusan dan pengendalian di dalam.
4. Alter Pengertian sistem
informasi menurut Alter bahwa sistem informasi adalah sebagai tipe khusus dari sistem kerja dimana manusia
dan/mesin melakukan pekerjaan dengan menggunakan sumber daya untuk memproduksi
produk tertentu dan/jasa bagi pelanggan.
5. Mc Leod Sistem informasi
adalah suatu sistem yang memiliki kemampuan untuk mengumpulkan informasi dari
semua sumber dan menggunakan berbagai media untuk menampilkan informasi
Fungsi Sistem Informasi :
1. Meningkatkan aksesibilitas
data yang tersaji secara tepat waktu dan akurat bagi para pemakai, tanpa
mengharuskan adanya prantara sistem informasi.
2. Menjamin tersedianya kualitas
dan keterampilan dalam memanfaatkan sistem informasi secara kritis.
3. Mengembangkan proses
perencanaan yang efektif.
4. Mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan
akan keterampilan pendukung sistem informasi.
5. Menetapkan investasi yang
akan diarahkan pada sistem informasi.
6. Mengantisipasi dan memahami
konsekuensi-konsekuensi ekonomis dari sistem informasi dan teknologi baru.
7. Memperbaiki produktivitas
dalam aplikasi pengembangan dan pemeliharaan sistem.
Tujuan Sistem Informasi :
Keberadaan sistem informasi dalam sebuah organisasi
memang sangat penting. Ada beberapa tujuan yang hendak dicapai ketika sebuah
organisasi menggunakan sistem informasi operasionalnya. Tujuan penggunaan
sistem informasi yang pertama adalah untuk menyediakan informasi-informasi
tertentu dalam pengambilan keputusan. Keberadaan data dalam sistem informasi
akan sangat membantu pemimpin organisasi dalam menyikapi suatu permasalahan.
Tujuan lain dari penggunaan sistem informasi ini
adalah untuk mendukung proses operasional harian sebuah organisasi. Dengan
pencatatan berbagai rutinitas organisasi dalam sistem informasi, maka semua
aktivitas ini dapat diaudit lagi di masa yang akan datang ketika terjadi suatu
kesalahan atau penyelewengan.
Selain itu sistem informasi juga digunakan oleh
organisasi untuk melakukan pencatatan terhadap kepengurusan. Informasi mengenai
data pengurus organisasi sangat penting terutama ketika suatu waktu dibutuhkan
untuk suatu hal. Selain itu dengan adanya sistem informasi ini juga bertujuan
untuk membantu organisasi untuk menemukan berbagai informasi tentang organisasi
secara cepat menggunakan teknologi mutakhir.
Tujuan dari sistem informasi adalah menghasilkan informasi. Sistem informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang berguna bagi para pemakainya. Data yang diolah saja tidak cukup dapat dikatakan sebagai suatu informasi. Untuk dapat berguna, maka informasi harus didukung oleh tiga pilar sebagai berikut: tepat kepada orangnya atau relevan (relevance), tepat waktu (timeliness), dan tepat nilainya atau akurat (accurate). Keluaran yang tidak didukung oleh tiga pilar ini tidak dapat dikatakan sebagai informasi yang berguna, tetapi merupakan sampah (garbage).
Komponen Prosedur dalam Sistem Informasi :
Komponen prosedur dalam SI berkaitan dengan prosedur
manual dan prosedur berbasis komputer serta standar untuk mengolah data menjadi
informasi yang berguna. Suatu prosedur adalah urutan langkah yang dilakukan
untuk menyelesaikan satu atau lebih aktivitas pengolahan informasi. Pengolahan
informasi ini dapat dikerjakan dengan pengguna, atau kombinasi pengguna dan
staff TI. Suatu bisnis terdiri dari berbagai macam prosedur yang digabungkan
secara logis untuk membentuk suatu sistem. Sebagai contoh sistem yang umumnya
ada dalam suatu organisasi adalah sistem penggajian, personalia, akuntansi, dan
gudang.
Ini terdiri dari komputer, instruksi, fakta yang
tersimpan, manusia dan prosedur.
Sistem Informasi dapat dikategorikan dalam empat
bagian:
1. Sistem Informasi Manajemen.
2. Sistem pendukung keputusan.
3. Sistem Informasi Eksekutif.
4. Sistem Pemrosesan Transaksi.
12.2. Analisa Sistem
Analisis
Sistem atau System Analysis adalah suatu teknik atau metode pemecahan masalah
dengan cara menguraikan system ke dalam komponen-komponen pembentuknya untuk
mengetahui bagaimana komponen-komponen tersebut bekerja dan saling berinteraksi
satu sama lain untuk mencapai tujuan system.
Langkah-langkah
Analisa Sistem :
Langkah-langkah
dalam tahap analisa sistem akan hampir sama dengan yang akan langkah-langkah
yang akan dilakukan dalam mendefinisikan proyek-proyek sistem yang akan
dibesarkan di tahap perencanaan sistem. Perbedaannya terletak pada ruang-ruang
lingkup tugasnya. Di analisa sistem ini, penelitian yang akan dilakukan oleh
analisis sistem adalah penelitian terinci, sedang di perencanaan sistem
sifatnya hanya penelitian pendahuluan
Di
dalam tahap analisa sistem terdapat beberapa langkah-langkah dasar yang harus
dilakukan oleh analis sistem, sebagai berikut yakni:
1. Identify, merupakan
mengidentifikasikan masalah
2. Understand, merupakan
memahami kerja dari sistem yang ada
3. Analyze, merupakan
menganalisis sistem
4. Report, merupakan membuat
laporan hasil analisis
Tujuan
Analisa Sistem :
Tujuan
analisis sistem informasi yakni utuk merancang sistem baru maupun
menyempurnakan sistem yang sudah ada sebelumnya. Berikut ini, tujuan dari
analisis keuangan diantaranya yakni :
1. Kita dapat Membuat keputusan
jika sistem saat ini bermasalah ataupun juga tidak berfungsi dengan baik &
hasil analisisnya akan digunakan sebagai dasar untuk memperbaiki sistem.
2. Mengetahui ruang lingkup
pekerjaan yang akan dapat ditandatangani
3. Mengidentifikasi masalah atau
mencari pemecah masalahnya
4. Mempelajari sistem yang sedang
berjalan saat ini.
13.1. Definisi, Jenis Flowchart
Definisi Flowchart adalah Bagan-bagan yang mempunyai arus yang
menggambarkan langkah-langkah penyelesaian suatu masalah. Flowchart merupakan
cara penyajian dari suatu algoritma.
Jenis
jenis Flowchart
Ada
beberapa jenis flowchart diantaranya:
1. Bagan alir sistem (systems
flowchart).
2. Bagan alir dokumen (document
flowchart).
3. Bagan alir skematik
(schematic flowchart).
4. Bagan alir program (program
flowchart).
5. Bagan alir proses (process flowchart).
1. System Flowchart
System flowchart dapat didefinisikan sebagai bagan yang menunjukkan arus pekerjaan secara keseluruhan dari sistem. Bagan ini menjelaskan urut-urutan dari prosedur-prosedur yang ada di dalam sistem. Bagan alir sistem menunjukkan apa yang dikerjakan di sistem.
2. Document Flowchart
Bagan
alir dokumen (document flowchart) atau disebut juga bagan alir formulir (form
flowchart) atau paperwork flowchart merupakan bagan alir yang
menunjukkan arus dari laporan dan formulir termasuk tembusan-tembusannya.
3. Schematic Flowchart
Bagan
alir skematik (schematic flowchart) merupakan bagan alir yang mirip dengan
bagan alir sistem, yaitu untuk menggambarkan prosedur di dalam sistem.
Perbedaannya adalah, bagan alir skematik selain menggunakan simbol-simbol bagan
alir sistem, juga menggunakan gambar-gambar komputer dan peralatan lainnya yang
digunakan. Maksud penggunaan gambar-gambar ini adalah untuk memudahkan
komunikasi kepada orang yang kurang paham dengan simbol-simbol bagan alir.
Penggunaan gambar-gambar ini memudahkan untuk dipahami, tetapi sulit dan
lama menggambarnya.
4. Program Flowchart
Bagan
alir program (program flowchart) merupakan bagan yang menjelaskan secara rinci
langkah-langkah dari proses program. Bagan alir program dibuat dari derivikasi
bagan alir sistem.
Bagan
alir program dapat terdiri dari dua macam, yaitu bagan alir logika program (program logic flowchart) dan bagan alir program komputer terinci (detailed computer program flowchart). Bagan alir logika program digunakan untuk
menggambarkan tiap-tiap langkah di dalam program komputer secara logika. Bagan
alat- logika program ini dipersiapkan oleh analis sistem. Gambar berikut
menunjukkan bagan alir logika program. Bagan alir program komputer terinci (detailed computer program flow-chart)
digunakan untuk menggambarkan instruksi-instruksi program komputer secara
terinci. Bagan alir ini dipersiapkan oleh pemrogram.
5. Process Flowchart
Bagan
alir proses (process flowchart) merupakan bagan alir yang banyak digunakan di
teknik industri. Bagan alir ini juga berguna bagi analis sistem untuk
menggambarkan proses dalam suatu prosedur.
13.2. Template / simbol-simbol Flowchart
Berikut
ini merupakan simbol-simbol yang digunakan untuk menggambarkan diagram alir
(flowchart):
13.3.
Kaidah Pembuatan Flowchart
Bila
seorang analis dan programmer akan membuat flowchart, ada beberapa petunjuk
yang harus diperhatikan, seperti :
1. Flowchart digambarkan dari
halaman atas ke bawah dan dari kiri ke kanan.
2. Aktivitas yang digambarkan
harus didefinisikan secara hati-hati dan definisi ini harus dapat dimengerti
oleh pembacanya.
3. Kapan aktivitas dimulai dan
berakhir harus ditentukan secara jelas.
4. Setiap langkah dari aktivitas
harus diuraikan dengan menggunakan deskripsi kata kerja misalkan MENGHITUNG
PAJAK PENJUALAN.
5. Setiap langkah dari aktivitas
harus berada pada urutan yang benar.
6. Lingkup dan range dari
aktifitas yang sedang digambarkan harus ditelusuri dengan hati-hati.
Percabangan–percabangan yang memotong aktivitas yang sedang digambarkan tidak
perlu digambarkan pada flowchart yang sama. Simbol konektor harus digunakan dan
percabangannya diletakan pada halaman yang terpisah atau hilangkan seluruhnya
bila percabangannya tidak berkaitan dengan sistem.
7. Gunakan simbol-simbol
flowchart yang standar.
13.4. Akumulator
Dalam
unit pemrosesan pusat ( CPU ) komputer, akumulator adalah register di mana
hasil aritmatika dan logika menengah disimpan.
Tanpa
register seperti akumulator, hasil dari setiap perhitungan (penjumlahan,
perkalian, shift , dll.) Perlu dituliskan ke memori utama , mungkin hanya untuk
dibaca kembali lagi untuk digunakan pada operasi berikutnya. Akses ke memori
utama lebih lambat daripada akses ke register seperti akumulator karena
teknologi yang digunakan untuk memori utama yang besar lebih lambat (tetapi
lebih murah) daripada yang digunakan untuk register. Sistem komputer elektronik
awal sering dibagi menjadi dua kelompok, yang memiliki akumulator dan yang
tidak.
Sistem
komputer modern sering kali memiliki beberapa register tujuan umum yang
beroperasi sebagai akumulator, dan istilah tersebut tidak lagi umum seperti
dulu. Namun, sejumlah prosesor tujuan khusus masih menggunakan akumulator
tunggal untuk menyederhanakan desainnya.
14.1. Pengenalan UML
UML
(Unified Modeling Language) merupakan pengganti dari metode analisis
berorientasi object dan design berorientasi object (OOAD&D/object oriented
analysis and design) yang dimunculkan sekitar akhir tahun 80-an dan awal tahun
90-an. UML merupakan gabungan dari metode Booch,Rumbaugh (OMT) dan Jacobson.
Tetapi UML mencakup lebih luas daripada
OOAD. Pada pertengahan saat pengembangan UML, dilakukan standarisasi proses
dengan OMG(Object Management Group) dengan harapan UML bakal menjadi bahasa standar
pemodelan pada masa yang akan datang (yang sekarang sudah banyak dipakai oleh
berbagai kalangan).
Jadi,UML
dibuat untuk memudahkan para system developer untuk berdiskusi dengan bahasa
pemodelan yang mudah dipahami.
14.2. Diagram-diagram UML
Model-Model Diagram UML
Berikut
diagram-diagram dalam UML:
·
Structural Diagram
1. Class Diagram : sebuah diagram yang
menjelaskan hubungan antar class dalam sebuah sistem yang sedang dibuat dan
menjelaskan bagaimana caranya agar mereka saling berkolaborasi.
2. Object Diagram : sebuah gambaran tentang objek-objek
dalam sebuah sistem pada satu titik waktu. Karena lebih menonjolkan
perintah-perintah daripada class, object diagram lebih sering disebut sebagai
sebuah diagram perintah.
3. Component Diagram : diagram yang menampilkan
komponen dalam sistem dan hubungan antara mereka.
4. Deployment Diagram : Diagram yang menunjukkan
tata letak sebuah sistem secara fisik, menampakkan bagian-bagian software yang
berjalan pada bagian-bagian hardware yang digunakan untuk mengimplementasikan
sebuah sistem dan keterhubungan antara komponen-komponen hardware.
·
Behavioral Diagram
1. Activity Diagram : diagram yang menggambarkan
alur kerja dari berbagai aktivitas user atau sistem, orang yang melakukan
aktivitas, dan aliran berurutan dari aktivitas ini.
2. Use case Diagram : diagram yang menunjukkan
peran user dan bagaimana peran tersebut ketika menggunakan sistem. Use case
diagram juga dapat digunakan untuk memprepresentasikan interaksi user dengan
sistem dan menggambarkan spesifikasi kasus penggunaan.
3. System Sequence Diagram : diagram yang menggambarkan
interaksi user dengan sistem secara sekuensial (berurutan).
4. Collaboration Diagram : diagram yang merupakan
bentuk lain dari sequence diagram. Diagram ini menggambarkan struktur
organisasi dari sistem dengan pesan yang diterima dan dikirim.
5. Statechart Diagram : diagram yang menggambarkan
bagaimana sistem dapat bereaksi terhadap suatu kejadian dari dalam atau luar.
Kejadian (event) ini bertanggung jawab terhadap perubahan keadaan sistem.
14.3. Tool pendukung UML
Pendukung
Tool System
Beberapa tool yang bisa kita manfaatkan untuk membuat UML.
1. Rational Rose adalah salah
satunya. Software ini berbayar, tidak gratis. Dibuat oleh IBM, Rational Rose
didesain untuk menjaga konsistensi diagram satu dengan yang lainnya. Wah, luar
biasa ya. Jadi berbagai aturan pembuatan UML , seperti penamaan simbol, dijaga
ketat oleh software ini. Bagus kan? Maklumlah, tidak gratis.
2. Microsoft Visio adalah contoh
yang lain lagi. Meski berbayar, sayang Visio kurang cocok untuk dipakai membuat
UML. Mengapa, karena Visio kurang menjaga konsistensi antara Use Case Diagram,
Class Diagram, dan Sequence Diagram.
Daftar
Pustaka
·
https://www.zonareferensi.com/pengertian-sistem/
·
http://astrisaraun-unsrat.blogspot.com/2018/03/komponen-sistem-informasi-sistem.html
·
https://sites.google.com/site/ajangbelajar/klasifikasi-sistem
·
https://bluewordiary.wordpress.com/2017/09/14/deskripsi-sistem-informasi/
·
https://kamus.tokopedia.com/a/analisis-sistem/
·
https://sites.google.com/site/sitesfikri/definisi-flowchart
·
https://sis.binus.ac.id/2019/05/15/model-model-diagram-uml/
·
https://cisini.wordpress.com/2012/11/06/tool-untuk-membuat-uml/



Komentar
Posting Komentar