Pengantar Aplikasi Komputer 1A (T4)

 

Tugas

Pengantar Aplikasi Teknologi Komputer 1A

Kurnian B.Prianto S,KOM.SH.MM

 



Disusun Oleh:

Aisyah Madinah

10520045

1PA23

 

Falkultas Psikologi

Jurusan Psikologi

Universitas Gunadarma

 

 

 

12.1. Sistem

Sistem berasal dari bahasa latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) yang diartikan sebagai suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan.

Istilah sistem sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat. Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak.

 

12.1.1. Definisi Sistem

Sistem secara umum adalah suatu kumpulan objek atau unsur-unsur atau bagian-bagian yang memiliki arti berbeda-beda yang saling memiliki hubungan, saling berkerjasama dan saling memengaruhi satu sama lain serta memiliki keterikatan pada rencana yang sama dalam mencapai suatu tujuan tertentu pada lingkungan yang kompleks.

Sedangkan definisi sistem secara singkat adalah sekumpulan benda yang memiliki hubungan di antara mereka.

 

12.1.2. Komponen Pembentuk Sistem

Sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut blok bangunan (building blok), yang terdiri dari komponen input, komponen model, komponen output, komponen teknologi, komponen hardware, komponen software, komponen basis data, dan komponen kontrol. Semua komponen tersebut saling berinteraksi satu dengan yang lain membentuk suatu kesatuan untuk mencapai sasaran.

1.      Komponen input

Input mewakili data yang masuk kedalam sistem informasi. Input disini termasuk metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan, yang dapat berupa dokumendokumen dasar.

2.      Komponen model

Komponen ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yag sudah ditentukan untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.

3.      Komponen output

Hasil dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua pemakai sistem.

4.      Komponen teknologi

Teknologi merupakan “tool box” dalam sistem informasi, Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, neghasilkan dan mengirimkan keluaran, dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan.

5.      Komponen hardware

Hardware berperan penting sebagai suatu media penyimpanan vital bagi sistem informasi.Yang berfungsi sebagai tempat untuk menampung database atau lebih mudah dikatakan sebagai sumber data dan informasi untuk memperlancar dan mempermudah kerja dari sistem informasi.

6.      Komponen software

Software berfungsi sebagai tempat untuk mengolah,menghitung dan memanipulasi data yang diambil dari hardware untuk menciptakan suatu informasi.

7.      Komponen basis data

Basis data (database) merupakan kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu dengan yang lain, tersimpan di pernagkat keras komputer dan menggunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data perlu disimpan dalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Data di dalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa supaya informasi yang dihasilkan berkualitas. Organisasi basis data yang baik juga berguna untuk efisiensi kapasitas penyimpanannya. Basis data diakses atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak paket yang disebut DBMS (Database Management System).

8.      Komponen kontrol

Banyak hal yang dapat merusak sistem informasi, seperti bencana alam, api, te,peratur, air, debu, kecurangan-kecurangan, kegagalan-kegagalan sistem itu sendiri, ketidak efisienan, sabotase dan lain sebagainya. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa halhal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur terjadi kesalahan-kesalahan dapat langsung cepat diatasi.

 

12.1.3. Klasifikasi Sistem

Sistem mempunyai beberapa Klasifikasi yang perlu kita ketahui agar dapat mendifinisikan sebuah sistem tersebut. Berikut ini penjelasan nya.

1.      Sistem Abstrak dan Sistem Fisik

a)     Sistem Abstrak : Sistem yang tidak tampak secara fisik, Sistem yang berisi gagasan atau konsep.

Contoh : Sistem teologi yang berisi gagasan tentang hubungan Manusia, Alam, dan Tuhan.

 b)     Sistem Fisik : Sistem yang secara fisik dapat dilihat.

Contoh: Sistem Komputer, Sistem Transportasi, Sistem Perguruan Tinggi.

2.      Sistem Deterministik dan Probabilistik

a)     Sistem Deterministik : Sistem yang operasinya dapat diprediksi secara tepat.

Contoh : Sistem computer

b)     Sistem Probabilistik : Sistem yang tidak dapat diprediksi dengan pasti karena mengandung unsur probabilitas.

Contohnya: Sistem Evapotranspirasi, Sistem Serapan Hara, Sistem Fotosintesis.

3.      Sistem Tertutup dan Terbuka

a)     Sistem Tertutup : Sistem yang tidak bertukar materi, informasi, atau energi dengan lingkungan, dengan kata lain sistem ini tidak berinteraksi dan tidak dipengaruhi oleh lingkungan.

Contoh : Reaksi kimia dalam tabung yang terisolasi.

b)     Sistem Terbuka : Sistem yang berhubungan dengan lingkungan dan dipengaruhi oleh lingkungan. Ciri-cirinya: sistem menerima masukan yang yang diketahui, bersifat acak, gangguan.

Contoh : Sistem perusahaan dagang, Sistem tanah.

4.      Sistem Alamiah dan Sistem Buatan Manusia

           a)     Sistem Alamiah : Sistem yang terjadi secara alamiah tanpa campur tangan manusia.

                Contoh : Sistem Tata Surya.

b)     Sistem Buatan Manusia : Sistem yang dibuat oleh manusia.

     Contoh : Sistem Komputer, Sistem Mobil, Sistem Telekomunikasi.



 

12.1.4. Contoh Deskripsi Sistem

Deskripsi Sistem Informasi

Dosen : Dr. Drs. ERI ZULIARSO, M.KOM

Sistem Informasi (SI) adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen.

Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis.

Secara terpisah, Pengertian Sistem adalah kumpulan orang yang saling bekerja sama dengan ketentuan-ketentuan aturan yang sistematis dan terstruktur untuk membentuk satu kesatuan melaksanakan suatu fungsi untuk mencapai tujuan. Sistem memiliki beberapa karakteristik atau sifat yang terdiri dari komponen sistem, batasan sistem, lingkungan luar sistem, penghubung sistem, masukan sistem, keluaran sistem, pengolahan sistem dan sasaran sistem.

Sedangkan Pengertian Informasi adalah data yang diolah menjadi lebih berguna dan berarti bagi penerimanya dan untuk mengurangi ketidakpastian dalam proses pengambilan keputusan mengenai suatu keadaan.

Pengertian Sistem Informasi (SI) Menurut Para Ahli :

1.  John F. Nash Pengertian sistem informasi menurut John F. Nash adalah kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang bermaksud menata jaringan komunikasi yang penting, proses atau transaksi tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai intern dan ekstern dan menyediakan dasar pengambilan keputusan yang tepat.

2. Robert A. Leitch pengertian sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

3.  Henry Lucas Pengertian sistem informasi menurut Henry Lucas adalah suatu kegiatan dari prosedur-prosedur yang diorganisasikan, apabila dieksekusi akan menyediakan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan pengendalian di dalam.

4.    Alter Pengertian sistem informasi menurut Alter bahwa sistem informasi adalah sebagai  tipe khusus dari sistem kerja dimana manusia dan/mesin melakukan pekerjaan dengan menggunakan sumber daya untuk memproduksi produk tertentu dan/jasa bagi pelanggan.

5.    Mc Leod Sistem informasi adalah suatu sistem yang memiliki kemampuan untuk mengumpulkan informasi dari semua sumber dan menggunakan berbagai media untuk menampilkan informasi

Fungsi Sistem Informasi :

1.  Meningkatkan aksesibilitas data yang tersaji secara tepat waktu dan akurat bagi para pemakai, tanpa mengharuskan adanya prantara sistem informasi.

2.  Menjamin tersedianya kualitas dan keterampilan dalam memanfaatkan sistem informasi secara kritis.

3.      Mengembangkan proses perencanaan yang efektif.

4.      Mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan akan keterampilan pendukung sistem informasi.

5.      Menetapkan investasi yang akan diarahkan pada sistem informasi.

6.      Mengantisipasi dan memahami konsekuensi-konsekuensi ekonomis dari sistem informasi dan teknologi baru.

7.      Memperbaiki produktivitas dalam aplikasi pengembangan dan pemeliharaan sistem.

Tujuan Sistem Informasi :

Keberadaan sistem informasi dalam sebuah organisasi memang sangat penting. Ada beberapa tujuan yang hendak dicapai ketika sebuah organisasi menggunakan sistem informasi operasionalnya. Tujuan penggunaan sistem informasi yang pertama adalah untuk menyediakan informasi-informasi tertentu dalam pengambilan keputusan. Keberadaan data dalam sistem informasi akan sangat membantu pemimpin organisasi dalam menyikapi suatu permasalahan.

Tujuan lain dari penggunaan sistem informasi ini adalah untuk mendukung proses operasional harian sebuah organisasi. Dengan pencatatan berbagai rutinitas organisasi dalam sistem informasi, maka semua aktivitas ini dapat diaudit lagi di masa yang akan datang ketika terjadi suatu kesalahan atau penyelewengan.

Selain itu sistem informasi juga digunakan oleh organisasi untuk melakukan pencatatan terhadap kepengurusan. Informasi mengenai data pengurus organisasi sangat penting terutama ketika suatu waktu dibutuhkan untuk suatu hal. Selain itu dengan adanya sistem informasi ini juga bertujuan untuk membantu organisasi untuk menemukan berbagai informasi tentang organisasi secara cepat menggunakan teknologi mutakhir.

Tujuan dari sistem informasi adalah menghasilkan informasi. Sistem informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang berguna bagi para pemakainya. Data yang diolah saja tidak cukup dapat dikatakan sebagai suatu informasi. Untuk dapat berguna, maka informasi harus didukung oleh tiga pilar sebagai berikut: tepat kepada orangnya atau relevan (relevance), tepat waktu (timeliness), dan tepat nilainya atau akurat (accurate). Keluaran yang tidak didukung oleh tiga pilar ini tidak dapat dikatakan sebagai informasi yang berguna, tetapi merupakan sampah (garbage).

Komponen Prosedur dalam Sistem Informasi :

Komponen prosedur dalam SI berkaitan dengan prosedur manual dan prosedur berbasis komputer serta standar untuk mengolah data menjadi informasi yang berguna. Suatu prosedur adalah urutan langkah yang dilakukan untuk menyelesaikan satu atau lebih aktivitas pengolahan informasi. Pengolahan informasi ini dapat dikerjakan dengan pengguna, atau kombinasi pengguna dan staff TI. Suatu bisnis terdiri dari berbagai macam prosedur yang digabungkan secara logis untuk membentuk suatu sistem. Sebagai contoh sistem yang umumnya ada dalam suatu organisasi adalah sistem penggajian, personalia, akuntansi, dan gudang.

Ini terdiri dari komputer, instruksi, fakta yang tersimpan, manusia dan prosedur.

Sistem Informasi dapat dikategorikan dalam empat bagian:

1.      Sistem Informasi Manajemen.

2.      Sistem pendukung keputusan.

3.      Sistem Informasi Eksekutif.

4.      Sistem Pemrosesan Transaksi.

 

12.2. Analisa Sistem

Analisis Sistem atau System Analysis adalah suatu teknik atau metode pemecahan masalah dengan cara menguraikan system ke dalam komponen-komponen pembentuknya untuk mengetahui bagaimana komponen-komponen tersebut bekerja dan saling berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan system.

Langkah-langkah Analisa Sistem :

Langkah-langkah dalam tahap analisa sistem akan hampir sama dengan yang akan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam mendefinisikan proyek-proyek sistem yang akan dibesarkan di tahap perencanaan sistem. Perbedaannya terletak pada ruang-ruang lingkup tugasnya. Di analisa sistem ini, penelitian yang akan dilakukan oleh analisis sistem adalah penelitian terinci, sedang di perencanaan sistem sifatnya hanya penelitian pendahuluan

Di dalam tahap analisa sistem terdapat beberapa langkah-langkah dasar yang harus dilakukan oleh analis sistem, sebagai berikut yakni:

1.      Identify, merupakan mengidentifikasikan masalah

2.      Understand, merupakan memahami kerja dari sistem yang ada

3.      Analyze, merupakan menganalisis sistem

4.      Report, merupakan membuat laporan hasil analisis

Tujuan Analisa Sistem :

Tujuan analisis sistem informasi yakni utuk merancang sistem baru maupun menyempurnakan sistem yang sudah ada sebelumnya. Berikut ini, tujuan dari analisis keuangan diantaranya yakni :

1.      Kita dapat Membuat keputusan jika sistem saat ini bermasalah ataupun juga tidak berfungsi dengan baik & hasil analisisnya akan digunakan sebagai dasar untuk memperbaiki sistem.

2.      Mengetahui ruang lingkup pekerjaan yang akan dapat ditandatangani

3.      Mengidentifikasi masalah atau mencari pemecah masalahnya

4.      Mempelajari sistem yang sedang berjalan saat ini.

 

 

13.1. Definisi, Jenis Flowchart

Definisi Flowchart adalah Bagan-bagan yang mempunyai arus yang menggambarkan langkah-langkah penyelesaian suatu masalah. Flowchart merupakan cara penyajian dari suatu algoritma.

Jenis jenis Flowchart

Ada beberapa jenis flowchart diantaranya:

1.      Bagan alir sistem (systems flowchart).

2.      Bagan alir dokumen (document flowchart).

3.      Bagan alir skematik (schematic flowchart).

4.      Bagan alir program (program flowchart).

5.      Bagan alir proses (process flowchart).

 

1.      System Flowchart

System flowchart dapat didefinisikan sebagai bagan yang menunjukkan arus pekerjaan secara keseluruhan dari sistem. Bagan ini menjelaskan urut-urutan dari prosedur-prosedur yang ada di dalam sistem. Bagan alir sistem menunjukkan apa yang dikerjakan di sistem.

2.      Document Flowchart

Bagan alir dokumen  (document flowchart)  atau disebut juga bagan alir formulir  (form  flowchart)  atau  paperwork flowchart merupakan bagan alir yang menunjukkan arus dari laporan dan formulir termasuk tembusan-tembusannya.

3.      Schematic Flowchart

Bagan alir skematik (schematic flowchart) merupakan bagan alir yang mirip dengan bagan alir sistem, yaitu untuk menggambarkan prosedur di dalam sistem. Perbedaannya adalah, bagan alir skematik selain menggunakan simbol-simbol bagan alir sistem, juga menggunakan gambar-gambar komputer dan peralatan lainnya yang digunakan. Maksud penggunaan gambar-gambar ini adalah untuk memudahkan komunikasi kepada orang yang kurang paham dengan simbol-simbol bagan alir. Penggunaan gambar-gambar  ini  memudahkan untuk dipahami, tetapi sulit dan lama menggambarnya.

4.      Program Flowchart

Bagan alir program  (program flowchart)  merupakan bagan yang menjelaskan secara rinci langkah-langkah dari proses program. Bagan alir program dibuat dari derivikasi bagan alir sistem.

Bagan alir program dapat terdiri dari dua macam, yaitu bagan alir logika program  (program logic flowchart)  dan bagan alir program komputer terinci  (detailed computer program flowchart).  Bagan alir logika program digunakan untuk menggambarkan tiap-tiap langkah di dalam program komputer secara logika. Bagan alat- logika program ini dipersiapkan oleh analis sistem. Gambar berikut menunjukkan bagan alir logika program. Bagan alir program komputer terinci  (detailed computer program flow-chart) digunakan untuk menggambarkan instruksi-instruksi program komputer secara terinci. Bagan alir ini dipersiapkan oleh pemrogram.

5.      Process Flowchart

Bagan alir proses  (process flowchart)  merupakan bagan alir yang banyak digunakan di teknik industri. Bagan alir ini juga berguna bagi analis sistem untuk menggambarkan proses dalam suatu prosedur.

 

 

13.2. Template / simbol-simbol Flowchart

Berikut ini merupakan simbol-simbol yang digunakan untuk menggambarkan diagram alir (flowchart):



13.3. Kaidah Pembuatan Flowchart

Bila seorang analis dan programmer akan membuat flowchart, ada beberapa petunjuk yang harus diperhatikan, seperti :

1.      Flowchart digambarkan dari halaman atas ke bawah dan dari kiri ke kanan.

2.      Aktivitas yang digambarkan harus didefinisikan secara hati-hati dan definisi ini harus dapat dimengerti oleh pembacanya.

3.      Kapan aktivitas dimulai dan berakhir harus ditentukan secara jelas.

4.      Setiap langkah dari aktivitas harus diuraikan dengan menggunakan deskripsi kata kerja misalkan MENGHITUNG PAJAK PENJUALAN.

5.      Setiap langkah dari aktivitas harus berada pada urutan yang benar.

6.      Lingkup dan range dari aktifitas yang sedang digambarkan harus ditelusuri dengan hati-hati. Percabangan–percabangan yang memotong aktivitas yang sedang digambarkan tidak perlu digambarkan pada flowchart yang sama. Simbol konektor harus digunakan dan percabangannya diletakan pada halaman yang terpisah atau hilangkan seluruhnya bila percabangannya tidak berkaitan dengan sistem.

7.      Gunakan simbol-simbol flowchart yang standar.

 

 

13.4. Akumulator

Dalam unit pemrosesan pusat ( CPU ) komputer, akumulator adalah register di mana hasil aritmatika dan logika menengah disimpan.

Tanpa register seperti akumulator, hasil dari setiap perhitungan (penjumlahan, perkalian, shift , dll.) Perlu dituliskan ke memori utama , mungkin hanya untuk dibaca kembali lagi untuk digunakan pada operasi berikutnya. Akses ke memori utama lebih lambat daripada akses ke register seperti akumulator karena teknologi yang digunakan untuk memori utama yang besar lebih lambat (tetapi lebih murah) daripada yang digunakan untuk register. Sistem komputer elektronik awal sering dibagi menjadi dua kelompok, yang memiliki akumulator dan yang tidak.

Sistem komputer modern sering kali memiliki beberapa register tujuan umum yang beroperasi sebagai akumulator, dan istilah tersebut tidak lagi umum seperti dulu. Namun, sejumlah prosesor tujuan khusus masih menggunakan akumulator tunggal untuk menyederhanakan desainnya.

 

14.1. Pengenalan UML

UML (Unified Modeling Language) merupakan pengganti dari metode analisis berorientasi object dan design berorientasi object (OOAD&D/object oriented analysis and design) yang dimunculkan sekitar akhir tahun 80-an dan awal tahun 90-an. UML merupakan gabungan dari metode Booch,Rumbaugh (OMT) dan Jacobson. Tetapi UML  mencakup lebih luas daripada OOAD. Pada pertengahan saat pengembangan UML, dilakukan standarisasi proses dengan OMG(Object Management Group) dengan harapan UML bakal menjadi bahasa standar pemodelan pada masa yang akan datang (yang sekarang sudah banyak dipakai oleh berbagai kalangan).

Jadi,UML dibuat untuk memudahkan para system developer untuk berdiskusi dengan bahasa pemodelan yang mudah dipahami.

 

14.2. Diagram-diagram UML

Model-Model Diagram UML

Berikut diagram-diagram dalam UML:

·        Structural Diagram

1.      Class Diagram : sebuah diagram yang menjelaskan hubungan antar class dalam sebuah sistem yang sedang dibuat dan menjelaskan bagaimana caranya agar mereka saling berkolaborasi.

2.      Object Diagram : sebuah gambaran tentang objek-objek dalam sebuah sistem pada satu titik waktu. Karena lebih menonjolkan perintah-perintah daripada class, object diagram lebih sering disebut sebagai sebuah diagram perintah.

3.      Component Diagram : diagram yang menampilkan komponen dalam sistem dan hubungan antara mereka.

4.      Deployment Diagram : Diagram yang menunjukkan tata letak sebuah sistem secara fisik, menampakkan bagian-bagian software yang berjalan pada bagian-bagian hardware yang digunakan untuk mengimplementasikan sebuah sistem dan keterhubungan antara komponen-komponen hardware.

 

·        Behavioral Diagram

1.    Activity Diagram : diagram yang menggambarkan alur kerja dari berbagai aktivitas user atau sistem, orang yang melakukan aktivitas, dan aliran berurutan dari aktivitas ini.

2.      Use case Diagram : diagram yang menunjukkan peran user dan bagaimana peran tersebut ketika menggunakan sistem. Use case diagram juga dapat digunakan untuk memprepresentasikan interaksi user dengan sistem dan menggambarkan spesifikasi kasus penggunaan.

3.      System Sequence Diagram : diagram yang menggambarkan interaksi user dengan sistem secara sekuensial (berurutan).

4.      Collaboration Diagram : diagram yang merupakan bentuk lain dari sequence diagram. Diagram ini menggambarkan struktur organisasi dari sistem dengan pesan yang diterima dan dikirim.

5.      Statechart Diagram : diagram yang menggambarkan bagaimana sistem dapat bereaksi terhadap suatu kejadian dari dalam atau luar. Kejadian (event) ini bertanggung jawab terhadap perubahan keadaan sistem.

 

14.3. Tool pendukung UML

Pendukung Tool System

Beberapa tool yang bisa kita manfaatkan untuk membuat UML.

1.      Rational Rose adalah salah satunya. Software ini berbayar, tidak gratis. Dibuat oleh IBM, Rational Rose didesain untuk menjaga konsistensi diagram satu dengan yang lainnya. Wah, luar biasa ya. Jadi berbagai aturan pembuatan UML , seperti penamaan simbol, dijaga ketat oleh software ini. Bagus kan? Maklumlah, tidak gratis.

2.      Microsoft Visio adalah contoh yang lain lagi. Meski berbayar, sayang Visio kurang cocok untuk dipakai membuat UML. Mengapa, karena Visio kurang menjaga konsistensi antara Use Case Diagram, Class Diagram, dan Sequence Diagram.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                           Daftar Pustaka

·        https://www.zonareferensi.com/pengertian-sistem/

·        http://astrisaraun-unsrat.blogspot.com/2018/03/komponen-sistem-informasi-sistem.html

·        https://sites.google.com/site/ajangbelajar/klasifikasi-sistem

·        https://bluewordiary.wordpress.com/2017/09/14/deskripsi-sistem-informasi/

·        https://kamus.tokopedia.com/a/analisis-sistem/

·        https://sites.google.com/site/sitesfikri/definisi-flowchart

·        https://ndoware.com/diagram-alir-flowchart.html#:~:text=Pedoman%20Pembuatan%20Diagram%20Alir%20(Flowchart),-Bila%20seorang%20analis&text=Flowchart%20digambarkan%20dari%20halaman%20atas,berakhir%20harus%20ditentukan%20secara%20jelas

·        https://translate.google.com/translate?u=https://en.wikipedia.org/wiki/Accumulator_(computing)&hl=id&sl=en&tl=id&client=srp&prev=search

·        https://www.codepolitan.com/unified-modeling-language-uml#:~:text=Pengenalan%20UML,Rumbaugh%20(OMT)%20dan%20Jacobson

·        https://sis.binus.ac.id/2019/05/15/model-model-diagram-uml/

·        https://cisini.wordpress.com/2012/11/06/tool-untuk-membuat-uml/

Komentar