Pengantar Aplikasi Komputer 1A (T3)

 

Tugas

Pengantar Aplikasi Teknologi Komputer 1A

Kurnian B.Prianto S,KOM.SH.MM

 


Disusun Oleh:

Aisyah Madinah

10520045

1PA23

 

Falkultas Psikologi

Jurusan Psikologi

Universitas Gunadarma



8.1 Elemen Komunikasi Data

Elemen komunikasi data adalah hubungan atau interaksi (pengiriman dan peneriman) antar device yang terhubung dalam sebuah jaringan, baik yang dengan jangkauan sempit maupun dengan jangkauan yang lebih luas. Contohnya adalah pertukaran sinyal-sinyal suara antara dua telepon pada satu jaringan yang sama.

Berikut ini elemen-elemen model komunikasi data :

1.      Source (Sumber) : penghasil data untuk ditransmisikan

2.      Transmitter (Pengirim) : Sebuah transmitter cukup memindah dan menandai informasi dengan cara yang sama

3.      Transission System (Sistem Transmisi) : merupakan jalur transmisi tunggal (single transmission line) atau atau jaringan kompleks (complex network) sebagai penguhubung  antara sumber dengan destination (tujuan).

4.      Receiver (Penerima) : sebagai penerima dari system transmisi dan menggabungkan ke dalam bentuk tertentu yang dapat ditangkap oleh tujuan. Sebagai contoh, sebuah modem akan menerima suatu sinyal analog yang datang dari jaringan atau jalur transmisi dan mengubahnya menjadi suatu digital bit stream.

5.      Destination (Tujuan) : menangkap data dari Receiver.

 

 

8.2 Media Transmisi Data

Media transmisi data adala untuk mengirimkan data atau informasi dari satu tempat ke tempat lainnya, kita memperlukan suatu media atau jalur untuk membawanya hingga pada tujuan yang diinginkan. Media yang membawa data tersebut biasanya disebut dengan Media Transmisi atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Transmision Medium. Jadi pada dasarnya, yang dimaksud dengan Media Transimisi adalah media atau jalur yang digunakan untuk membawa informasi dari pengirim (sender) ke penerima (receiver).

Setiap perangkat elektronik yang difungsikan sebagai alat komunikasi memiliki media transmisi yang berbeda-beda. Contohnya, Telepon Kabel menggunakan Kabel sebagai media transmisinya, Telepon Selular (Ponsel), siaran televisi dan Radio FM menggunakan Frekuensi Radio sebagai media transmisinya, remote control televisi menggunakan infrared (infra merah) sebagai media transmisinya dan lain sebagainya.

Dalam teknik elektronika, Informasi yang ditransmisikan tersebut dapat berupa sinyal listrik ataupun elektromagnetik. Kualitas dan kemampuan suatu media transmisi pada umumnya tergantung pada beberapa faktor:

·        Bandwidth (Lebar Pita), yaitu lebar cakupan frekuensi yang digunakan oleh sinyal dalam media transmisi. Satuan bandwidth adalah Hertz.

·        Noise, yaitu gangguan yang terjadi pada saat transmisi data melalui media transmisi tertentu. Noise pada dasarnya adalah sinyal yang tidak diinginkan oleh pengirim maupun penerima.

·        Radiasi, yaitu kebocoran sinyal dari media karena adanya karakteristik listrik yang tidak diinginkan pada media yang bersangkutan.

·        Attenuation, yaitu tingkat kehilangan energi saat perambatan sinyal atau pelemahan sinyal pada saat perambatan.

 

Jenis-jenis Media Transmisi

Secara garis besar, Media-media Transmisi dapat dibagi menjadi 2 jenis utama yaitu Wired atau Guided Media dan Wireless atau Unguided Media:

1.      Media yang dituntun (Guided Media atau Wired)

Media yang dituntun atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Guided Media adalah jenis media yang memiliki bentuk fisik seperti Kabel pasangan berpilin (twisted pair), kabel serat optik (Fiber optic cable) dan kabel coaksial (coaxial cable). Setiap media transmisi memiliki karakteristiknya tersendiri seperti kecepatan transmisi, efek suara, biaya dan penampilan fisiknya. Dikatakan sebagai Guided Media karena Sinyal listrik atau gelombang-gelombang dituntun transmisinya melewati media fisik. Ada juga yang menyebutkan Guided Media sebagai Wired atau Bound transmission media.Pengertian dan Jenis Media Transmisi

a.      Kabel pasangan berpilin (Twisted pair cable) 

Twisted pair Cable pada dasarnya merupakan sepasang kabel tembaga yang diputar bersama-sama berbentuk spiral dan dibungkus dengan lapisan plastik. Twisted Pair Cable ini pada dasarnya dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu Kabel UTP (unshielded Twisted Pair) dan STP (Shielded Twisted Pair). Diameter Twisted Pair sekitar 0,4mm hingga 0,8mm.

b.      Kabel Koaksial (Coaxial Cable)

Kabel Koaksial (Coaxial Cable) adalah kabel dua konduktor yang mana satu konduktor berada di rongga luar mengelilingi satu konduktor tunggal yang dipisahkan oleh bahan Isolator. Kabel jenis ini memiliki impedansi transmisi yang konstan serta tidak menghasilkan medan magnet sehingga cocok untuk mentransmisikan sinyal frekuensi tinggi.

c.       Kabel Serat Optik (Fiber Optic Cable)

Kabel Serat Optik atau Fiber Optic Cable adalah saluran transmisi atau sejenis kabel yang terbuat dari serat kaca atau plastik halus yang dapat mentransmisikan sinyal cahaya dari satu tempat ke tempat lainnya. Sumber cahayanya dapat berupa sinar Laser ataupun sinar LED. Diameter kabel serat optik sekitar 120 mikrometer.

2. Media yang tidak dituntun (Unguided Media atau Wireless)

Media yang tidak dituntun atau Unguided Media adalah media yang menggunakan sistem gelombang elektromagnetik dalam mentransmisikan informasi dari pengirim ke penerima tanpa ada perangkat fisik yang menuntunnya. Unguided Media ini lebih dikenal dengan istilah Wireless yaitu media transmisi tanpa kabel. Media yang tidak dituntun atau Unguided Media ini diantaranya adalah Frekuensi Radio, Gelombang Mikro (Microwave), Inframerah dan Satelit. Unguided Media ini juga disebut dengan Unbounded Transmission Media.

a.      Frekuensi Radio (Radio Frequency)

Frekuensi Radio adalah media transmisi yang menggunakan gelombang elektromagnetik dengan kisaran frekuensi diantara 3kHz hingga 300Ghz. Frekuensi Radio pada umumnya menggunakan antena untuk menyebarkan gelombang elektromagnetiknya. Media Transmisi Frekuensi Radio banyak diaplikasikan di Televisi, Radio FM.

b.      Gelombang Mikro (Microwave)

Gelombang Mikro atau Microwave adalah Media Transmisi yang menggunakan gelombang elektromagnetik dengan frekuensi super tinggi (Super High Frequency) yaitu frekuensi yang berada di kisaran 3GHz hingga 30GHz dengan panjang gelombang sekitar 1mm hingga 1m untuk mentransmisikan sinyal dari pengirim ke penerima.

c.       Infra Merah (Infrared)

Infra Merah atau Infrared adalah media transmisi yang menggunakan radiasi elektromagnetik dari panjang gelombang yang lebih panjang dari cahaya tampak tetapi lebih pendek dari radiasi gelombang radio. Inframerah biasanya digunakan pada komunikasi jarak dekat seperti remote control pada televisi maupun perangkatn elektronika lainnya.

 

d.      Satelit

Satelit adalah jenis Media Transmisi yang menggunakan Satelit sebagai penerima sinyal dari stasiun bumi dan memancarnya ke stasiun bumi lainnya. Satelit pada umumnya mengorbit di pada ketinggian 36.000km dari permukaan bumi. Setiap satelit yang mengorbit akan beroperasi pada sejumlah band frekuensi yang disebut dengan channel transponder. Media Transmisi ini sering digunakan untuk Siaran Televisi, Telepon Jarak Jauh dan Jaringan Bisnis Privat (Private Business Network).

 

 

8.3 Protokol Jaringan

Protokol jaringan komputer adalah aturan yang ada dalam sebuah jaringan komputer yang harus ditaati oleh pihak pengirim dan penerima agar dapat saling berkomunikasi dan bertukar informasi meskipun memiliki sistem yang berbeda. Di awal kemunculannya pada awal tahun 1970-an, protokol hanya dipakai untuk menghubungkan beberapa node saja. Baru kemudian pada awal tahun 1990-an saat internet tumbuh dengan pesat di seluruh dunia, berbagai jenis protokol mulai bermunculan. Namun dengan banyaknya jenis protokol tersebut malah menimbulkan sebuah masalah, yaitu adanya ketidakcocokan dari jenis protokol buatan pabrik tertentu dengan jenis lainnya sehingga tidak bisa saling berkomunikasi.

Kemudian International Standard Organisation (ISO) pun membuat standarisasi protokol yang kini dikenal dengan nama Open System Interconnection (OSI). Namun karena model OSI adalah sebagai konsep dasar dan preferensi teori cara bekerja sebuah protokol, TCP/IP pun akhirnya dipakai sebagai standar yang diterima secara umum karena pemakaiannya yang semakin berkembang.

§  Fungsi protokol jaringan komputer secara umum adalah untuk menghubungkan  pengirim dan penerima dalam berkomunikasi dan bertukar informasi supaya dapat berjalan dengan akurat dan lancar. Fungsi lainnya dari protokol adalah sebagai berikut:

1.      Encapsulation: sebagai pelengkap informasi yang akan dikirimkan bersama dengan alamat, kode-kode koreksi, dan lainnya. Paket data ini dinamakan dengan Frame. Data kemudian dikirimkan dalam blok-blok dan dikendalikan oleh Protocol Data Unit (PDU) dimana masing-masing PDU berisi kontrol informasi dan data. Contoh protokol dengan fungsi encapsulation adalah HDLC, ATM, LLC, IEEE 802.11, IEEE 802.3, frame relay, TFTP, dan AAL5.

2.      Connection control: membangun hubungan komunikasi dari transmitter ke receiver untuk mengirim data dan mengakhiri hubungan.

3.      Flow control: mengatur perjalanan data dari transmitter ke receiver yang dilakukan dengan cara satu-persatu guna membatasi jumlah data yang dikirimkan. Pada fungsi ini harus terdapat fitur Stop-And-Wait yang artinya masing-masing PDU harus diakui sebelum proses pengiriman selanjutnya.

4.      Error control: mengawasi terjadinya kesalahan saat proses pengiriman data. Jika terdapat kesalahan, maka paket akan langsung dibuang.

5.      Fragmentasi: proses dimana pihak pengirim membagi informasi yang dikirim menjadi beberapa paket data. Proses ini ditandai dengan urutan beberapa PDU dengan berbagai batasan ukuran.

6.      Reassembly: proses dimana pihak penerima mengembalikan kembali paket-paket data menjadi satu paket yang lengkap.

7.      Transmission service: memberi pelayanan komunikasi data seputar prioritas dan keamanan data. Contohnya saja prioritas paket, pengaturan batas koneksi, membatasi akses paket, mutu jaringan, dan lainnya.

 

§  Jenis-jenis Protokol

Terdapat beberapa jenis protokol jaringan komputer yang bisa diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak, maupun kombinasi keduanya. Jenis-jenis tersebut adalah sebagai berikut:

 

1.      Ethernet: jenis protokol yang menggunakan suatu metode akses berupa CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access/Collision Detection).

2.      Localtalk: jenis protokol yang dikembangkan perusahaan Apple yang ditujukan untuk komputer macintosh dengan metode CSMA/CA (Carrier Sense Multiple Access/Collision Avoidance).

3.      Token ring: jenis protokol yang dikembangkan oleh perusahaan IBM dengan metode akses pengiriman informasi yang berada di dalam satu lingkaran protokol.

4.      FDDI (Fiber Distributed Data Interface): jaringan protokol yang dipakai untuk menyambungkan beberapa komputer dengan tipe area lokal yang meliputi wilayah jarak jauh. Metode yang digunakan adalah dengan token dan topologi ring kembar.

5.      TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol): jenis standar komunikasi data yang terdiri dari sekumpulan protokol dan dipakai oleh komunitas internet secara global.

6.      UDP (User Datagram Protocol): jenis protokol lapisan transport TCP/IP yang mendukung komunikasi unreliable (tidak andal) dan connectionless (tanpa koneksi) antara host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP.

7.      ICMP (Internet Control Message Protocol): jenis protokol yang digunakan oleh sistem operasi komputer jaringan untuk mengirim sebuah pesan kesalahan pada jaringan yang digunakan.

8.      HTTP (Hypertext Transfer Protocol): jenis protokol yang digunakan oleh WWW (World Wide Web) sebagai sebuah identitas utama dalam jaringan internet untuk mengakses situs atau website.

9.      HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure): merupakan jenis protokol versi aman dari HTTP yang dijadikan sebagai sebuah protokol komunikasi dari WWW.

10. FTP (File Transfer Protocol): jenis protokol internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi sebagai standar untuk mengirimkan berkas komputer antar mesin dalam sebuah internetwork.

 


8.4 Model Jaringan

Model Jaringan merupakan model database yang diyakini sebagai cara fleksibel mewakili objek dan hubungan mereka. Model ini memiliki fitur istimewa yang pada skema, diperlihatkan sebagai grafik dengan tipe objek ialah node, tipe hubungannya ialah kurva, yang tidak terbatas dengan menjadi hierarki atau berkisi.

Penemu asli dari Model Jaringan ialah Charles Bachman, dan dikembangkan menjadi spesifikasi standar pada 1969 di Konsorsium CODASYL.

Pada komputer terdapat pula beragam jenis jaringan komputer yang pembagiannya didasarkan pada besar kecilnya cakupan jaringan yang menghubungkan antar komputer.

§  Jenis-jenis jaringan tersebut yaitu :

1.      LAN (Local Area Netowrk)

2.      MAN (Metropolitan Area Network)

3.      WAN (Wide Area Network)

 

1.      LAN (Local Area Network)

LAN, adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relatif kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuah gedung, atau sebuah sekolah, dan biasanya tidak jauh dari sekitar 1 km persegi. Secara garis besar LAN terdapat dua tipe jaringan LAN yaitu jaringan Peer to Peer dan jaringan Client Server. Peer to Peer artinya adalah setiap komputer yang terhubung ke dalam jaringan dapat bertindak sebagai komputer pengguna (workstation) maupun komputer penyedia layanan (server). Sedang pada jaringan Client Server hanya ada satu komputer yang bertindak sebagai

Server dan yang lain sebagai Client. Beberapa model konfigurasi LAN, satu komputer biasanya dijadikan sebuah file server untuk menyimpan perangkat lunak (software )yang mengatur aktifitasi jaringan, ataupun sebagai perangkat lunak yang dapat digunakan oleh komputer-komputer yang terhubung ke dalam network. Biasanya kemampuan workstation di bawah file server dan mempunyai aplikasi lain di dalam harddisknya selain aplikasi untuk jaringan. Kebanyakan LAN menggunakan media kabel untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer

2.      MAN (Metropolitan Area Network)

MAN, biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya antar wilayah dalam satu propinsi. Dalam hal ini jaringan menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar, sebagai contoh yaitu: jaringan Bank dimana beberapa kantor cabang sebuah Bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya. Misalnya Bank Mandiri yang ada di seluruh wilayah Jakarta – Bogor – Depok – Tangerang – Bekasi.

 

3.      WAN (Wide Area Network)

Wide Area Networks (WAN) adalah jaringan yang lingkupnya biasanya sudah menggunakan sarana satelit atau kabel bawah laut sebagai contoh keseluruhan jaringan BANK MANDIRI yang ada di Indonesia ataupun yang ada di Negara-negara lain. WAN mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara atau benua. Menggunakan sarana WAN, sebuah Bank yang ada di Jakarta bisa menghubungi kantor cabangnya yang ada di Singapura, hanya dalam beberapa menit. Biasanya WAN agak rumit Kantor Bank di Jakarta Kantor Bank di Bogor Kantor Bank di Tangerang dan sangat kompleks, menggunakan banyak sarana untuk menghubungkan antara LAN dan WAN ke dalam komunikasi global seperti Internet.Tetapi bagaimanapun juga antara LAN, MAN dan WAN tidak banyak berbeda dalam beberapa hal, hanya lingkup areanya saja yang berbeda.

Internet merupakan salah satu bentuk jaringan komputer yang termasuk dalam WAN. Internet mampu melakukan komunikasi komputer antar negara bahkan antar benua mulai untuk pertukaran data hingga komunikasi telepon.

Bagaimana Saudara sudah mengetahui jenis-jenis jaringan komputer, secara umum jaringan tersebut mempunyai kesamaan yaitu saling menghubungkan antara satu komputer dengan komputer lain hanya saja perbedaannya pada skala ukuran dan luas komputer tersebut terhubung. LAN mempunyai cakupan jarak berkisar 10 m – 1 km, MAN mencakup 10 km dan WAN hingga 100 – 1000 km.

Secara umum ada tiga macam topologi fisik yang sering digunakan dalam LAN, yaitu:

a)      Topologi Bus

b)     Topologi Ring (Cincin)

c)      Topologi Star (Bintang)

 

A.     Topologi Bus

Pada topologi bus biasanya menggunakan kabel koaksial. Seluruh jaringan biasanya merupakan satu saluran kabel yang kedua ujungnya diterminasi dengan alat berupa Terminator.

§  Keuntungan:

a)      Hemat kabel

b)     Layout kabel sederhana

c)      Mudah dikembangkan

 

§  Kerugian:

a)      Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil

b)     Kepadatan lalu lintas data

c)      Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.

d)     Diperlukan repeater untuk jarak jauh

 

B.      Topologi Ring (Cincin)

Pada topologi ini kabel yang digunakan akan membentuk lingkaran tertutup sehingga mengesankan cincin tanpa ujung. Secara umum layout topologi ring juga relatif sederhana.

§  Keuntungan:

a)      Hemat kabel Kerugian

b)     Peka kesalahan

c)      Pengembangan jaringan lebih kaku

 

C.      Topologi Star (Bintang)

Pada topologi star setiap node pada jaringan akan berkomunikasi melalui sebuah pusat atau konsentrator. Aliran data setiap node akan menuju konsentrator (HUB) terlebih dahulu sebelum ke node tujuan. Dengan menggunakan topologi jenis ini maka jaringan mudah dikembangkan dengan menarik kabel ke konsentrator/node pusat.

§  Keuntungan:

a)      Paling fleksibel

b)     Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain

c)      Kontrol terpusat

d)     Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan

e)      Kemudahaan pengelolaan jaringan

 

§  Kerugian:

a)      Boros kabel

b)     Perlu penanganan khusus

c)      Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis

Selain topologi di atas ada beberapa topologi yang ada antara lain topologi mesh dan tree (pohon).



8.5 Fasilitas Jaringan

Internet merupakan satu tehnologi yang menyediakan berbagai macam layanan. Saat ini masyarakat dunia sudah banyak yang memanfaatkan tehnologi ini untuk keperluan hidup sehari-hari. Dengan menggunakan internet sebagai alat mencari informasi dan sarana komunikasi, kalian akan semakin merasakan bahwa dengan menggunakan internet komunikasi tidak ada batasan ruang dan waktu. Kalian bisa berkomunikasi dengan warga negara lain hanya dalam beberapa detik saja.

Program apalikasi internet sebagai bentuk pelayanannya berjalan di sebuah protokol tertentu. Protokol di sini, artinya satu set aturan yang mengatur bagaimana sebuah aplikasi berkomunikasi dalam satu jaringan adalah WWW (World Wide Web), e-mail, chatting, search engine, blog, dan layanan lainnya, seperti: Bulletin Board Service (BBS), USENET, File Transfer Protokol (FTP), telnet, Internet Telephony, dan internet Fax.

Berbagai Layanan Internet:

1.        WWW (World Wide Web)

(World Wide Web) sering di sebut sebagai  web atau w3. Web merupakan sistem dalam internet yang memiliki fasilitas pencarian dan pemberian informasi  yang cepat dengan menggunakan ternologi hyperteks. Web dibuat berdasarkan konsep  hyperteks, yaitu beberapa kata atau kalimat yang dihubungkan dengan dokumen lain. Sehinngga ketika kalian klik kata atau kalimat itu, maka akan muncul dokumen lain berupa penjelasan dari kata atau kalimat tersebut. Konsep hyperteks ini kemudian dikembangkan menjadi hypermedia, yaitu  suatu teks tidak hanya dikaitkan dengan teks suatu dokumen lain, tetapi juga dengan gambar, suara video, animasi, dan multimedia lainnya.

Web merupakan salah satu aplikasi komputer yang paling banyak diminati. Web biasanya mencakup teks, gambar, suara video, animasi, dan multimedia lainnya. Animasi merupakan gambar bergerak dengan skenario tertentu yang berfungsi untuk memvisualisasikan suatu pesan.

2.        E-MAIL

E-mail  atau electronic mail adalah layanan internet untuk mengirimkan surat dengan media elektronik. Dengan fasilitas ini kita bisa berkirim surat dalam bentuk teks hanya  dengan beberapa detik saja. Pengirim cukup memasukkan alamat yang dituju tanpa harus memakai prangko ataupun pergi ke kantor pos. Syaratnya pengirim dan penerima harus sama-sama memiliki alamat e-mail.

Fasilitas e-mail menyediakan sebuah mailbox atau kotak surat yang tersimpan didalam mail server sehingga sewaktu-waktu kita bisa mengecek surat yang masuk, membalas surat, menghapus, ataupun mengeditnya. Selain itu, layanan e-mail memungkinkan kita untuk dapat mengirim lampiran teks atau gambar dalam bentuk file dengan perintah file attachment.

3.        Internet Relay Chat (Chatting)

Selain berkirim surat, kita juga bisa berkomunikasi atau ngobrol langsung dengan teman atau siapapun dalam waktu yang bersamaan dengan layanan chatting. Kita tinggal menentukan tema yang di minati. Selanjutnya, kita bergabung dengan mengetikkan apa yang ingin kita obrolkan dengan menggunakan keyboard. Orang yang melakukan chatting disebut chatter.

Chatting bisa dilakukan secara berkelompok dalam suatu chatroom atau berdua saja dalam modus private. Semakin pesatnya perkembangan internet, aplikasi chat terus berkembang sehingga komunikasi tidak hanya dapat terjalin melalui tulisan atau suara saja, tetapi melalui gambar dan suara sekaligus ( Video Conference). Kegiatan chatting membutuhkan software yang disebut IRC Client.

4.        Search Engine

Layanan search engine banyak digunakan oleh para pengguna internet. Begitu banyak manfaat yang dapat dirasakan oleh para pengguna internet. Search engine atau mesin pencari, terdapat baik disuatu situs yang khusus maupun bagian dari situs tertentu. Layanan ini berfungsi untuk mencari informasi  yang dibutuhkan para pengguna internet sesuai dengan kata kunci pencarian yang dimasukkan. Informasi yang dapat dicari bermacam-macam, mulai alamat situs web, alamat blog, berita, data, dan informasi lainnya, baik yang sudah lampau maupun informasi terkini.

Search Engine dapat juga informasi yang dicari khusus berupa gambar atau foto. Biasanya untuk keperluan memenuhi tugas atau sebatas mencari tahu. Gambar yang dicari sangat mudah dan cepat didapatkan. Beberapa situs yang menyediakan fasilitas ini, antara lain Google,Altavista, Yahoo, Excite, Lycos, dan lain-lain.

5.        Layanan blog

Sebenarnya, blog (Singkatan dari weblog) termasuk bentuk layanan web. Bedanya, kalau dulu pemilik situs web harus mendesain halaman web, mendaftarkan hosting, membayar biaya iuran, dan mengelola isi dan keamanan web. Saat ini, semua orang bisa menuliskan pengalamannya  kehalaman situs web melalui blog. Blog laksana buku harian yang bisa diisi apa saja, termasuk pengalaman, pengetahuan, perasaan hati, komentar terhadap sesuatu, atau harapan-harapan. Isi blog bisa dibaca oleh orang lain yang berkunjung ke blog milikmu. Selanjutnya, bila mereka ingin memberi komentar telah disediakan tempatnya. Pembuat blog tidak perlu ahli merancang situs internet, tidak perlu mendaftarkan nama domain sehingga tidak ada biaya iuran, dan tidak harus mengerti bahasa HTML.

6.        Layanan Lainnya.

a)      Bulletin Board Service (BBC)

BBC dapat menyediakan informasi berbagai bidang seperti pendidikan, ekonomi, sosial budaya, dan lain-lain dengan menggunakan jaringan telepon sebagai medianya. Selain informasinya yang lengkap, kita juga dapat berdiskusi mengenai topik tertentu. Dengan layanan BBC ini, kita bisa membaca informasi yang diperoleh lebih tenang. Bahkan, kita bisa mengoleksinya dalam komputer kita dengan cara mendownload atau upload berita tersebut.

b)     USENET

Layanan USENET adalah layanan BBC berbasis pesan yang sangat besar. Fasilitas ini memungkinkan pemakai dapat berdiskusi dengan tema sesuai kebutuhan masing-masing. Berdasarkan judul diskusi yang dilakukan USENET dibagi menjadi beberapa newsgroup. Newsgroup merupakan media konferensi  elektronik jarak jauh. Siapapun dapat membaca, memberikan komentar, dan memberikan informasi yang akan terbaca oleh siapapun pengguna newsgroup. Bisa diumpamakan layanan ini sebagai papan komunikasi yang ada di sekolahmu.

c)      File Transfer Protocol (FTP)

Fasilitas FTP memungkinkan pengguna komputer untuk menyalin atau memindahkan data dari satu komputer ke komputer lain yang terhubung dengan internet. Dengan FTP, kita bisa saling bertukar informasi  dan data berupa file secara mudah dan murah, yaitu dengan cara menyalin ( mendownload) data dan informasi tersebut, baik berupa file teks, gambar, maupun suara. Server yang dapat dihubungi untuk di download datanya sangat banyak sehingga untuk memudahkan sebaiknya kita mengetahui alamatnya. Server komputer yang dapat di hubungi ada dua macam, yaitu Anonymous FTP dan Private FTP. Anonymous FTP merupakan server komputer  yang terbuka untuk umum dan dapat diakses oleh semua pengguna internet. Kalian dapat menggakses server ini dan mendownload file-file secara gratis. Sedangkan, Private FTP merupakan server komputer yang hanya dapat diakses oleh mereka yang sudah mendaftar menjadi anggota server tersebut. Dengan kata lain, para anggota ini sudah mendaftarkan user name dan password untuk mengakses server tersebut.

a)      Telnet

Layanan Telnet memberikann kemudahan kepada penggunanya untuk bisa terhubung dengan komputer lain seolah-olah langsung men-dial komputer tersebut. Kemudahan ini merupakan keunggulan Telnet dibandingkan FTP yang hanya mengizinkan pemakai  untuk menyalin file dari dan ke server.

e)      Internet Telephony dan Internet Fax

Layanan ini memungkinkan para pengguna internet untuk dapat berkomunikasi  langsung dengan pengguna lain melalui media seperti telepon biasa. Layanan ini masih jarang digunakan karena mahatnya biaya perangkat yang harus ditambahkan. Layanan internet fax digunakan untuk mengirim faksimile melalui internet. Aplikasi ini mudah digunakan dan biaya yang dikenakan adalah biaya telepon lokal.

 


9.1 Pengenalan internet

internet (kependekan dari interconnected-networking) ialah rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian. Manakala Internet (huruf ‘I’ besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking.

 

9.1.1 Definisi dan Sejarah Internet

§  Definisi internet

 Jaringan besar yang saling berhubungan dari jaringan-jaringan komputer yang menghubungkan orang-orang dan komputer-komputer diseluruh dunia, melalui telepon, satelit dan sistem-sistem komunikasi yang lain. Internet dibentuk oleh jutaan komputer yang terhubung bersama dari seluruh dunia, memberi jalan bagi informasi (mulai dari text, gambar, audio, video, dan lainnya ) untuk dapat dikirim dan dinikmati bersama. Untuk dapat bertukar informasi, digunakan protocol standar yaitu Transmision Control Protocol dan internet Protocol yang lebih dikenal sebagai TCP/IP.

TCP (Transmission Control Protocol) bertugas untuk memastikan bahwa semua hubungan bekerja dengan benar, sedangkan IP (Internet Protocol) yang mentransmisikan data dari satu komputer ke komputer lain. TPC/IP secara umum berfungsi memilih rute terbaik transmisi data, memilih rute alternatif jika suatu rute tidak dapat di gunakan, mengatur dan mengirimkan paket-paket pengiriman data.

 

§  Sejarah Internet

Di tahun 1960-an, Departemen Pertahanan dari Amerika Serikat lewat Advanced Research Projects Agency yang disingkat juga sebagai ARPA merintis suatu sistem jaringan bernama ARPANET. ARPANET ini adalah asal mulanya sebelum terbentuk teknologi internet. Di tahun 1980-an, barulah internet mulai dipakai oleh kalangan terbatas dan menjalankan fungsinya dengan menghubungkan berbagai kampus atau universitas yang populer di Amerika Serikat sendiri.

Protokol standar dari TCP/IP sendiri mulai dipublikasikan ke publik di tahun 1982. Adanya nama domain juga sudah mulai dipakai empat tahun setelahnya, tepatnya di tahun 1984. Lalu, National Science Foundation Network (NSFNET) didirikan dan mulai dikembangkan di tahun 1986. NSFNET inilah yang mulai menggantikan peranan dari ARPANET sebagai suatu wadah riset terkait di Amerika Serikat. Beberapa jaringan internasional pada banyak negara akhirnya mulai dikembangkan dan dihubungkan lewat NSFNET tersebut.

ARPANET kemudian diturunkan pada tahun 1990. Namun memang internet hasil pengembangannya itu sendiri tetap berkembang terus-menerus hingga sekarang ini. Dulu, informasi yang dapat dimiliki lewat internet cuma informasi yang berbasis teks. Dan pada tahun 1990, layanan sejenis berbasis tampilan grafis yang dikenal sebagai WWW (World Wide Web) mulai dikembangkan lagi oleh CERN. Di tahun 1993, InterNIC pun didirikan agar bisa melayani pendaftaran nama domain dari publik. Sekitar tahun 1994, internet masuk ke negara kita, Indonesia.


9.1.2 Protokol Internet

Internet protocol atau yang disingkat IP ini adalah suatu aturan dasar yang dipakai untuk mengkoordinir terjadinya hubungan antar komputer, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Dengan adanya IP, maka komputer dapat saling berkomunikasi dan bertukar informasi

Macam-macam protokol :

§  TCP/IP (Transmission Control Protocol / Internet Protocol)

merupakan sebuah grup protokol yang ada pada jaringan komputer yang berfungsi untuk menukar data antar komputer. Protokol tersebut tidak dapat berdiri sendiri karena pada dasarnya adalah kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini adalah protokol standar pada jaringan internet yang menghubungkan beberapa komputer yang memiliki perbedaan mesin operation system guna berhubungan satu sama lain.

§  Domain Name System (DNS)

Merupakan sistem pendistribusian data yang bertujuan untuk mencari nama komputer di jaringan yang memakai TCP/IP. Biasanya dipakai di aplikasi yang terhubung ke internet seperti web browser atau email. Kelebihan DNS ini yaitu mudah, konsisten, dan simpel karena host name tidak berubah-ubah dan cukup satu domain dalam pencarian.

§  HTTP (Hypertext Transfer Protocol)

Yakni suatu protokol jaringan lapisan aplikasi yang dipakai untuk sistem informasi dengan menggunakan hypermedia. Penggunaannya fokus pada sumber daya yang terhubung pada tautan. Protokol ini dipakai pada www (world wide web). Tugasnya adalah menterjemahkan suatu pesan agar bisa diformat dan dikirim dari server ke klien serta merespon balik.

§  HTTPS

Adalah protokol yang sama dengan HTTP akan tetapi HTTPS memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi dibandingkan HTTP, sesuai dengan namanya Hypertext Transfer Protocol Secure. Protokol komunikasi ini melindungi integritas dan kerahasiaan data pengguna antara komputer dan situs. Sehingga, ada baiknya kita mengadopsi HTTPS untuk melindungi koneksi pengguna ke situs.

 

§  FTP (File Transfer Protocol)

Istilah tersebut ada dalam lapisan aplikasi dan merupakan standar penyaluran file komputer antar mesin dalam sebuah internetwork. FTP hanya memakai username dan password yang dikirim dalam bentuk yang tidak mudah dibaca. Pengguna yang terdaftar dapat mengakses dan mengunduh berkas-berkas yang diinginkan sedangkan bagi pengguna yang belum terdaftar dapat mengakses melalui email.

 

9.1.3 Cara Akses Internet

Ada beberapa cara yang bisa kita pakai untuk mengakses internet, di antaranya Dial-Up, Leased Line, dan lain-lain. Di sini, saya akan membahas beberapa dari cara-cara tersebut.

a.      Dial-Up

Secara harfiah, Dial-Up berarti memanggil. Pada metode ini, kita mengakses internet dengan menggunakan panggilan pada jalur telepon. Jalur telepon digunakan untuk menghubungkan computer dengan internet, dan hanya itu. Karena itu, jika kita menggunakan koneksi Dial-Up, telepon kita tidak bias digunakan untuk menghubungi telepon lain.salah satu perangkat keras yang digunakan dalam Dial-Up adalah Modem Dial-Up.

Ada beberapa langkah yang harus dilakukan saat menggunakan metode Dial-Up:

a.      Melakukan panggilan (dial) ke suatu nomor

b.      Memasukkan password

Akses internet dapat  diputus dengan perintah disconnect


b.      Leased Line

Leased Line adalah jalur telepon yang dikhususkan untuk jalur internet. Cara ini adalah hubungan yang tetap karena bias membuat kita terhubung ke ISP dan memberikan akses internet 24 jam sehari.

Leased line berbeda dengan Dial-Up, karena kita tidak perlu memanggil nomor telepon ketika ingin terhubung dengan internet. Selain itu, kita juga tidak perlu melakukan disconnect untuk memutuskan hubungan.

Kecepatan akses internet dengan cara leased line dapat diatur mulai dari 32 kbps, 64 kbps, 128 kbps dan seterusnya. Namun, semakin beasr kecepatan akses,semakin besar pula biaya yang harus dikeluarkan.Leased line basa digunakan untuk kebutuhan internet secara  terus-menerus. Jaringan ini biasa disebut juga private line.


c.       Jaringan Tanpa Kabel (Wireless)

Sesuai namanya, koneksi ini tidak menggunakan perantara kabel,tapi menggunakan gelombang radio.Istilah tanpa kabel biasa disebut nirkabel.Gelombang yang umum digunakan di Indonesia terdapat pada frekuensi 2,4 GHz dan 5,6 GHz. Metode ini mampu menyediakan akses internet dengan kecepatan 11-54 Mbps.Metode ini biasa digunakan di tempat yang susah dipasangi kabel.

Dalam metode ini, digunakan alat pemancar.Alat ini berguna untuk menerima gelombang data jaringan internet.Tanpa alat ini, computer tidak bias mengakses internet.

Cuaca sangat berpengaruh pada keefektifitasan metode ini.Sebagai contoh, jika cuaca cerah koneksi lancar, jika sedang hujan koneksi buruk.


d.      Telepon seluler

Sekarang, kita bisa mengakses internet melalui HP kita.Artinya,kita dapat melihat suatu website melalui layar HP kita.

Misal kita menggunakan HP jenis Global System for Mobile Communications(GSM) untuk mengakses internet.Terlebih dahulu kita harus mengaktifkan  General Packet Radio Service (GPRS) kartu seluler kita.Setelah itu,kita dapat mengakses internet melalui perangkat lunak di HP.

Beberapa jenis HP dapat  digunakan sebagai modem.Komputer yang kita gunakan harus memiliki port data yang dapat menghubungkan computer dan HP. Port data dan HP dapat dihubungkan menggunakan kabel data, Infrared, atau Bluetooth.

Sebagai modem, HP berfungsi untuk memancarkan sinyal.Sinyal tersebut akan diterima perangkat gateway yang dimiliki ISP. Perangkat gateway tersebut berfungsi untuk menjembatani sinyal pada jaringan ponsel ke jaringan internet.


9.1.4 Domain Name System (DNS)

DNS atau Domain Name System adalah sebuah sistem yang berfungsi untuk menterjemahkan alamat IP sebuah komputer server menjadi sebuah nama domain ataupun sebaliknya yaitu DNS akan menerjemahkan sebuah nama domain menjadi alamat IP.

§  Fungsi DNS

DNS atau Domain Name System berfungsi untuk menerjemahkan alamat IP komputer server menjari sebuah domain atau sebalinya dengan tujuan untuk memudahkan user menghafal dan mengakses informasi dari server-server tertentu.

§  Kelebihan DNS

a.      DNS membuat halaman situs (baik website ataupun blog) menjadi lebih mudah untuk dihafalkan.

b.      DNS mudah untuk dikonfigurasi oleh admin.

c.       Konsistensi, dengan menggunakan DNS, alamat host name menjadi tidak berubah meskipun IP Address yang digunakan pada sebuah komputer telah berubah.

 

§  Kekurangan DNS

a.      User menjadi lebih terbatas dalam menggunakan berbagai macam nama untuk halaman situsnya.

b.      DNS tergolong cukup sulit untuk diimplementasikan.

c.       Nama DNS sangat terbatas (tidak dapat membuat banyak nama domain)

 

§  Prinsip dasar DNS

Domain Name System (DNS) adalah distributed database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address.

§  Cara kerja DNS

Untuk dapat berjalan DNS memerlukan beberapa program tambahan yaitu resolver. Resolver adalah program tambahan untuk komputer client agas bisa terhubung dengan DNS server. Program Resolver yang digunakan adalah web browser atau mail client. sehingga untuk dapat mengakses DNS server user harus terlebih dahulu menginstall web browser atau mail client pada komputer mereka. Web browser yang paling sering digunakan adalah google chrome, mozilla firefox, opera dan lain-lain. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut:

a.      DNS resolver melakukan pencarian alamat host pada file HOSTS. Jika alamat host yang dicari sudah ditemukan dan diberikan, maka proses selesai.

b.      DNS resolver melakukan pencarian pada data cache yang sudah dibuat oleh resolver untuk menyimpan hasil permintaan sebelumnya. Bila ada, kemudian disimpan dalam data cache lalu hasilnya diberikan dan selesai.

c.       DNS resolver melakukan pencarian pada alamat server DNS pertama yang telah ditentukan oleh pengguna.

d.      Server DNS ditugaskan untuk mencari nama domain pada cache-nya.

e.      Apabila nama domain yang dicari oleh server DNS tidak ditemukan, maka pencarian dilakukan dengan melihat file database (zones) yang dimiliki oleh server.

f.        Apabila masih tidak ditemukan, pencarian dilakukan dengan menghubungi server DNS lain yang masih terkait dengan server yang dimaksud. Jika sudah ditemukan kemudian disimpan dalam cache lalu hasilnya diberikan.




9.2 Jenis Layanan Internet

Internet sekarang ini menjadi salah satu kebutuhan pokok semua orang. Semua aspek kehidupan saat ini hampir semuanya terhubung denganlayanan internet. Sekarang ini internet bukan lagi menjadi barang mewah, internet harganya sudah murah dan dapat diakses dari mana  saja bahkan ada yang menyediakannya secara gratis.

Layanan-layanan yang dihasilkan dari internet memang sangat membantu kehidupan kita saat ini, bisa dibayangkan jika internet mati beberapa jam saja pasti banyak orang yang kebingungan.

 

9.2.1 Email

Fasilitas ini digunakan untuk komunikasi pengguna internet melalui surat elektronik yaitu surat dalam bentuk file yang bias dibuka di komputer. Pengguna internet yang ingin memanfaatkan layanan ini harus mendaftar pada komputer server penyedia layanan email, setelah mendaftar pengguna email akan mendapatkan alamat email yang dapat di akses dengan memasukkan nama pemakai (user name) dan kata sandi (Password). Ada dua jenis E-mail yaitu POP mail dan WEB mail. POP Mail adalah email yang disediakan oleh ISP (Penyedia Jasa Internet), sedangkan WEB mail disediakan oleh website yang ada di internet.

9.2.2 FTP

Sesuai namanya layanan ini memang digunakan untuk memindahkan file dari satu komputer ke komputer lain di internet, dengan konsep client server. Dalam hal ini, sebagai pengguna komputer Client kamu bias mengkopi file yang tersedia pada komputer client, kamu bias mengkopi file yang terseddia pada komputer server di internet menggunakan layanan FTP.

 

9.2.3 Telnet

Telnet merupakan aplikasi internet yang memungkinkan kita bias menggunakan komputer untuk berhubungan dengan komputer orang lain dan mencari atau mengambil informasi-informasi yang ada di komputer tersebut. Kita bias menggunakan telnet untuk mengakses komputer lain yang letaknya jauh maupun dekat dengan syarat kita memiliki alamat IP (IP address) dari komputer yang akan di akses (User ID dan password) ke komputer tersebut.

 

9.2.4 Browser

Browser merupakan salah satu jenis perangkat lunak (software) yang umumnya digunakan untuk membuka halaman website di internet.seperti: Google Chrome,Mozilla Firefox,Internet Explore dan UC Browser.

 

9.2.5 Chat

Layanan chatting saat ini menjadi salah satu layanan internet yang paling banyak digunakan untuk keperluan komunikasi antar pengguna. Chatting sekarang ini tidak hanya menggunakan media tulisan saja, tetapi sudah bisa menggunakan media suara, gambar dan yang paling canggih bisa melakukan panggilan video. Aplikasi chatting yang ada populer saat ini seperti WhatsApp, LINE, Facebook Messenger, Hangouts, Telegram, Skype dan masih banyak lainnya.

 

9.2.6 Mailing List (Milis)

Mailing list atau lebih dikenal dengan milis adalah layanan internet yang berisi forum diskusi antar pengguna email di Internet. Bahasan milis biasanya akan dikirim langsung kepada email anggota. Setiap anggota dapat membaca semua balasan dari anggota lainnya dan setiap anggota bebas untuk membalas atau hanya sekedar membacanya.

 

10.1 Pengenalan Statistical Program For Social Science (SPSS)

SPSS adalah sebuah program aplikasi yang memiliki kemampuan untuk analisis statistik cukup tinggi serta sistem manajemen data pada lingkungan grafis dengan menggunakan menu-menu deskriptif dan kotak-kotak dialog yang sederhana sehingga mudah dipahami untuk cara pengoperasiannya. Beberapa aktivitas dapat dilakukan dengan mudah yaitu dengan menggunakan pointing dan clicking mouse.

§  Sejarah SPSS

SPSS (awalnya, Paket Statistik untuk Ilmu Sosial) dirilis di versi pertama yaitu pada tahun 1968 setelah dikembangkan oleh Norman H. Nie dan C. Hadlai Hull. Norman Nie sendiri yaitu seorang  ilmuan politik pasca sarjana di Stanford University, saat itu sedang mengadakan Riset Profesor di Departemen Ilmu Politik di Stanford dengan Profesor Emeritus Ilmu Politik di University of Chicago.

§  Fungsi SPSS

Beberapa kemudahan yang lain yang dimiliki SPSS dalam pengoperasiannya adalah karena SPSS menyediakan beberapa fasilitas seperti berikut ini :

a.      Data Editor

Merupakan jendela untuk pengolahan data. Data editor dirancang sedemikian rupa seperti pada aplikasi-aplikasi spreadsheet untuk mendefinisikan, memasukkan, mengedit, dan menampilkan data.

 

b.      Viewer

Viewer mempermudah pemakai untuk melihat hasil pemrosesan, menunjukkan atau menghilangkan bagian-bagian tertentu dari output, serta memudahkan distribusi hasil pengolahan dari SPSS ke aplikasi-aplikasi yang lain.

 

c.       Multidimensional Pivot Tables

Hasil pengolahan data akan ditunjukkan dengan multi dimensional pivot tables. Pemakai dapat melakukan eksplorasi terhadap tabel dengan pengaturan baris, kolom, serta layer. Pemakai juga dapat dengan mudah melakukan pengaturan kelompok data dengan melakukan splitting tabel sehingga hanya satu group tertentu saja yang ditampilkan pada satu waktu.

 

d.      High-Resolution Graphics

Dengan kemampuan grafikal beresolusi tinggi, baik untuk menampilkan pie charts, bar charts, histogram, scatterplots, 3-D graphics, dan yang lainnya, akan membuat SPSS tidak hanya mudah dioperasikan tetapi juga membuat pemakai merasa nyaman dalam pekerjaannya.

 

e.      Database Access.

Pemakai program ini dapat memperoleh kembali informasi dari sebuah database dengan menggunakan Database Wizard yang disediakannya.

 

f.        Data Transformations

Transformasi data akan membantu pemakai memperoleh data yang siap untuk dianalisis. Pemakai dapat dengan mudah melakukan subset data, mengkombinasikan kategori, add, aggregat, merge, split, dan beberapa perintah transpose files, serta yang lainnya.

·        Menu yang terdapat pada SPSS adalah :

1.      FILE

Untuk operasi file dokumen SPSS yang telah dibuat, baik untuk perbaikan pencetakan dan sebagainya. Ada 5 macam data yang digunakan dalam SPSS,yaitu:

a.      Data :  dokumen SPSS berupa data.

b.      Systax :  dokumen berisi file syntax SPSS.

c.       Output :  dokumen yang berisi hasil running out SPSS.

d.      Script :  dokumen yang berisi running out SPSS.

e.      Database

§  NEW :  membuat lembar kerja baru SPSS.

§  OPEN :  membuka dokumen SPSS yang telah ada.

Secara umum ada 3 macam ekstensi dalam lembar kerja SPSS, yaitu :

a.      1. Spo : file data yang dihasilkan pada lembar data editor.

b.      2. sav : file text/obyek yang dihasilkan oleh lembar output.

c.       3. Cht : file obyek gambar/chart yang dihasilkan oleh chart window.

 

§  Read Text Data : membuka dokumen dari file text (yang berekstensi txt),yang bisa dimasukkan/dikonversi dalam lembar data SPSS.

§  Save : menyimpan dokumen/hasil kerja yang telah dibuat.

§  Save As : menyimpan ulang dokumen dengan nama/tempat/type dokumen yang berbeda.

§  Page Setup : mengatur halaman kerja SPSS.

§  Print : mencetak hasil output/data/syntaq lembar SPSS                                                                   

 Ada 2 option/pilihan cara mencetak, yaitu :

§  All visible output :mencetak lembar kerja secara keseluruhan.

§  Selection : mencetak sesuai keinginan yang kita sorot/blok.

§  Print Preview : melihat contoh hasil cetakan yang nantinya diperoleh.

§  Recently used data: berisi list file data yang pernah dibuka sebelumnya.

§  Recently used file : berisi list file secara keseluruhan yang pernah dikerjakan.

 

2.      EDIT

Untuk melakukan pengeditan pada operasi SPSS baik data, serta pengaturan/option untuk konfigurasi SPSS secara keseluruhan.

a.      Undo : pembatalan perintah yang dilakukan sebelumnya.

b.      Redo : perintah pembatalan perintah redo yang dilakukan  sebelumnya.

c.       Cut : penghapusan sebual sel/text/obyek, bisa dicopy untuk keperluan tertentu dengan perintah dari menu paste.

d.      Paste : mempilkan sebua sel/text/obyek hasil dari perintah copy     atau cut

e.      Paste after : mengulangi perintah paste sebelumya.

f.        Paste spesial : perintah paste spesial, yaitu bisa konvesri ke gambar,   word, dll.

g.      Clear : menghapusan sebuah sel/text/obyek.

h.      Find : mencari suatu text.

i.        Options : mengatur konfigurasi tampilan lembar SPSS secara umum.

 

3.      VIEW

Untuk pengaturan tambilan di layar kerja SPSS, serta mengetahu proses-prose yang sedang terjadi pada operasi SPSS.

a.      Status Bar : mengetahui proses yang sedang berlangsung.

b.      Toolbar : mengatur tampilan toolbar.

c.       Fonts : untuk mengatur jenis, ukuran font pada data editor SPSS.

d.      Outline size : ukuran font lembar output SPSS.

e.      Outline font : jenis font lembar output SPSS.

f.        Gridlines :  mengatur garis sel pada editor SPSS.

g.      Value labels :  mengatur tampilan pada editor untuk mengetahui value label.

 

4.      DATA

Menu data digunakan untuk melakukan pemrosesan data.

a.      Define Dates : mendefinisikan sebuah waktu untuk variable yang meliputi jam, tanggal, tahun, dan sebagainya.

b.      Insert Variable : menyisipkan kolom variable.

c.       Insert case : menyisipkan baris.

d.      Go to case : memindahkan cursor pada baris tertentu.

e.      Sort case : mengurutkan nilai dari suatu kolom variable.

f.        Transpose : operasi transpose pada sebuah kolom variable menjadi baris.

g.      Merge files : menggabungkan beberapa file dokumen SPSS, yang dilakukan dengan penggabungan kolom-kolom variablenya.

h.      Split file : memecahkan file berdasarkan kolom variablenya.

i.        Select case : mengatur sebuah variable berdasarkan sebuah persyaratan tertentu.

 

5.      TRANSFORM

Menu transform dipergunakan untuk melakukan perubahan-perubahan atau penambahan data.

a.      Compute : operasi aritmatika dan logika untuk.

b.      Count : untuk mengetahui jumlah sebuah ukuran data tertentu pada suatu baris tertentu. 

c.       Recode : untuk mengganti nilai pada kolom variable tertentu, sifatnya menggantikan (into same variable) atau merubah (into different variable) pada variable baru.

d.      Categorize variable : merubah angka rasional menjadi diskrit.

e.      Rank case : mengurutkan nilai data sebuah variabel.

6.      ANALYSE

Menu analyse digunakan untuk melakukan analisis data yang telah kita masukkan ke dalam komputer. Menu ini merupakan menu yang terpenting karena semua pemrosesan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan menu correlate, compare mens, regresion.

7.      GRAPH

Menu graph digunakan untuk membuat grafik, diantaranya ialah bar, line, pie, dll.

8.      UTILITIES

Menu utilities dipergunakan untuk mengetahui informasi variabel, informasi file, dll.

9.      AD-ONS

Menu ad-ons digunakan untuk memberikan perintah kepada SPSS jika ingin menggunakan aplikasi tambahan, misalnya menggunakan alikasi Amos, SPSS data entry, text analysis, dsb.

10. WINDOWS

Menu windows digunakan untuk melakukan perpindahan (switch) dari satu file ke file lainnya.

11. HELP

Menu help digunakan untuk membantu pengguna dalam memahami perintah-perintah SPSS jika menemui kesulitan

§  TOOL BAR : Kumpulan perintah – perintah yang sering digunakan dalam bentuk gambar.

§  POINTER : Kursor yang menunjukkan posisi cell yang sedang aktif / dipilih.

 


10.2 Mempersiapkan Data Dalam SPSS

Setelah model rancangan analisis dibuat dan alat analisis atau pemilihan alat statistik yang akan digunakan sudah ditentukan, maka langkah selanjutnya adalah menyiapkan data supaya siap untuk dilakukan pengolahan atau analisis. Penyiapan data supaya siap untuk diolah meliputi: kodifikasi (coding), pembersihan (cleaning), dan tabulasi (tabulating).

Proses pengolahan data dapat menggunakan cara manual, kalkulator, dan komputer. Pemilihan penggunaan cara ini sangat menentukan kebutuhan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pengolahan data. Penggunaan komputer untuk memproses pengolahan data akan mempercepat waktu memroses dan memudahkan pengolahan data. Dengan komputer kita dapat melakukan analisis dengan cepat yang sebelumnya sangat sulit sekali kalau hanya menggunakan kalkulator biasa apalagi dengan cara manual. Hanya saja penggunaan komputer menuntut biaya yang tinggi dan investasi yang tinggi serta membutuhkan tenaga yang mampu mengoperasikannya. Selain perangkat keras yang harus disediakan (misalnya: CPU, monitor, printer, dan hard disk), perangkat lunak untuk pengolahan juga harus ada.

Perangkat lunak atau paket program pengolahan data statistik sederhana yang sekarang beredar dipasaran cukup banyak, misalnya Lotus, Qpro, dBase, Foxpro, dan sebagainya. Paket program khusus statistik yang dapat digunakan adalah Microstat, Minitab, BMDP, SPSS, SAS, dan sebagainya. Selain cukup mahal, paket program ini juga memerlukan kemampuan kita dalam mengoperasikannya. Meskipun demikian, penggunaan komputer saat ini cukup banyak karena harga perangkat keras komputer terus menurun, hanya saja penggunaannya masih terbatas untuk mentik surat atau sekadar untuk bermain game.

Suatu saat komputer yang awalnya merupakan barang yang sangat langka dan barang mewah cenderung akan cepat berubah menjadi barang biasa yang dapat ditemui di rumah-rumah seperti halnya televisi berwarna. Oleh karena itu, pada modul ini pembahasan pengolahan akan didasarkan dengan cara komputer dan menggunakan paket program SPSS for Windows. Pembahasan ini juga masih sangat dimungkinkan bila kita hanya menggunakan kalkulator atau cara manual.

a.      Kodifikasi dan Tabulasi Data

     Kodifikasi data merupakan proses penyederhanaan data hasil monitoring dengan cara memberi kode terhadap data yang diperoleh. Tujuan utama kodifikasi adalah agar data dapat berbentuk ringkas dan padat. Data yang ringkas sangat diperlukan untuk memudahkan kita dalam mengelolanya, misalnya mudah menyimpan, dan mengambil kembali, mudah mengelola, mudah diakses dan di-ambil kembali, dan mudah untuk dianalisis. Cara kita melakukan kodifikasi biasanya sangat tergantung kepada jenis datanya atau ditentukan juga oleh instrumen yang digunakannnya.


b.      Kodifikasi tanpa jawaban

beberapa kemungkinan hal ini dapat terjadi. Kemungkinan pertama pertanyaan itu tidak relevan dengan keadaan dirinya. Misalnya seorang responden tidak relevan untuk ditanyakan ‘Apa pekerjaan Anda?’, kalau responden itu tidak atau belum bekerja. Kemungkinan kedua responden tidak atau kurang memahami pertanyaan sehingga tidak memberi jawaban. Kemungkinan ketiga responden memang tidak mengetahui jawabannya. Kemungkinan keempat responden tidak mau memberikan jawaban atau tidak mau menjawab. Jawaban yang tidak diberikan oleh responden sering disebut seba¬gai missing response atau non-response.

c.       Tabulasi data

Tabulasi data ini mencakup dua kegiatan utama, yaitu persiapan pemasukan data ke komputer dan pemasukan data ke computer untuk penyimpanan data. Meskipun demikian, pada akhir-akhir ini bila pada waktu awal sudah dirancang jawaban terhadap pertanyaan di kuesioner dengan menggunakan kertas yang dapat dibaca oleh scanner, maka tabulasi data dapat langsung dilakukan segera setelah lembar jawaban tersebut terkumpul dan programnya telah dibuat.

d.      Data Entry

Pemasukan data ke komputer dan untuk disimpan di media penyimpanan (harddisk, disket, atau tape) dapat dilakukan dengan berbagai program. Paket program komputer untuk menghitung statistik umumnya telah menyediakan menu atau modul khusus untuk memasukkan data. Misalnya paket program SPSS/PC+ dengan program atau modul Data Entry (DE). Modul Data Entry dari SPSS ini merupakan program untuk memasukkan data sehingga siap untuk diolah dan dianalisis oleh modul program SPSS lainnya.

e.      Pembersihan Data (Data Cleaning)

Data yang terkumpul, baik yang berasal dari angket/kuesioner, wawancara, atau pengamatan, ataupun tes biasanya tidak begitu bersih. Artinya kemungkinan data itu masih mengandung kesalahan. Kesalahan itu dapat saja berupa salah tulis, kesalahan jawaban, jawaban tidak terisi, jawaban tidak jelas, jawaban meragukan, dan sebagainya. Terhadap semua kemungkinan kesalahan ini, data hasil pengumpulan di lapangan harus dibersihkan.

 


10.3 Statistik Deskriptif 

Statistik deskriptif adalah bagian dari statistik yang paling mendasar yang tidak pernah bisa dipisahakan dalam analisis data. Statistik dekskriptif menjadi bagian yang wajib bagi setiap orang yang dekat dengan data.

Statistik deskriptif merupakan proses analisis statistik yang fokus kepada manejemen, penyajian, dan klasifikasi data. Dengan proses ini, data yang disajikan akan menjadi lebih menarik lebih mudah dipahami, dan mampu memberikan makna lebih bagi pengguna data.

Bisa dikatakan, ini adalah analisis dasar yang wajib dikuasai oleh setiap orang yang bekerja dengan data.

1.      Penyajian numerik

Penyajian numerik  merupakan statistika deskriptif yang bertujuan untuk membuat data lebih sederhana dalam bentuk ukuran numerik. Dalam hal ini, terdapat berbagai pengukuran seperti mean, median, modus, variance, dll.

2.      Visualisasi data

Visualisasi data bertujuan merupakan statistika deskriptif yang bertujuan untuk menyajikan data dalam bentuk visual atau grafik sehingga lebih menarik dan lebih mudah dipahami.

Dalam visualisasi ini, kita bisa menggambarkan data dalam beragam bentuk seperti menggunakan tabel, diagram batang (bar chart), diagram garis (line chart), diagram kue (pie chart), pemetaan wilayah, dll yang tentunya semakin berkembang sesuai dengan kemajuan teknologi.

 

§  Manfaat dari statistik deskriptif

Statistik deskriptif sangatlah bermanfaat dalam penyajian sebuah data.

1.      Memberikan gambaran dan deskripsi bagaimana informasi yang dimiliki data    tersebut.

Statistik deskriptif haruslah mampu memberikan gambaran informasi apa saja yang bisa didapat secara dari data yang kita gunakan. Daripada hanya menggunakan angka-angka tanpa format yang baku, akan lebih menarik bila ditampilan dalam bentuk grafik dan tabel.

2.      Menjelaskan karakteristik sebuah data

Statistik deskriptif juga memberikan karakteristik tentang data yang digunakan. Hal ini penting karena kondisi data yang digunakan akan memengaruhi seluruh analisis data yang kita lakukan.

Dengan memahami karakteristik, kita bisa memilih perlakuan yang tepat dalam analisis yang lebih mendalam nantinya.

 

§  Ukuran statistik deskriptif

Secara umum, ada 2 jenis pengukuran statistik deskriptif.

1.      Ukuran pemusatan

Ukuran pemusatan adalah metode paling lazim yang digunakan dalam analisis deskriptif. Metode ini fokus untuk menggambarkan kondisi data di titik pusat.

Untuk membuktikan hal ini secara matematis maka pengukuran yang sering digunakan adalah mean, median, dan modus.

 

2.      Ukuran keragaman

Ukuran keragaman merupakan ukuran untuk menyajikan bagaimana sebaran dari data tersebut. Ukuran keragaman menunjukkan bagaimana kondisi sebuah data menyebar di kelompok data yang kita miliki. Hal ini memungkinkan kita untuk menganalisis seberapa jauh data-data tersebut tersebar dari ukuran pemusatannya.

Bila sebaran datanya rendah, ini menunjukkan bahwa data tersebar tidak jauh dari pusatnya. Bila sebarannya jauh ini menunjukkan bahwa data tersebar jauh dari pusatnya.

Untuk menggambarkan hal ini, anda bisa menggunakan beberapa nilai pengukuran berikut:

a.      Range.

b.      Quartiles Range.

c.       Persentil.

d.      Desil.

e.      Varians.

f.        Standar deviasi.

g.      Skewness.

h.      Kurtosisi pusatnya.

 



                                           Daftar Pustaka

·        https://beshare-blog.blogspot.com/2017/04/elemen-elemen-komunikasi-data.html

·        https://teknikelektronika.com/pengertian-media-transmisi-jenis-jenis-media-transmisi/

·        https://www.baktikominfo.id/id/informasi/pengetahuan/protokol_jaringan_komputer_pengertian_fungsi_dan_jenisnya-710

·        https://id.wikipedia.org/wiki/Model_jaringan

·        https://professorkeren.wordpress.com/model-model-jaringan-komputer/

·        https://garismahardika.wordpress.com/2014/03/05/jaringan-internet/

·        https://budinugroho24.wordpress.com/about/pengertian-internet-atau-definisi-internet-2/

·        https://www.dewaweb.com/blog/pengertian-internet/#:~:text=Internet%20adalah%20suatu%20jaringan%20komunikasi,sebagai%20istilah%20TCP%2FIP).

·        https://www.baktikominfo.id/id/informasi/pengetahuan/12_macam_internet_protokol_dan_manfaatnya-585

·        http://bimavanka2015.blogspot.com/2015/09/cara-cara-mengakses-internet-dan-macam.html

·        http://www.evomaya.com/articles/52/pengertian-dan-cara-kerja-dns-domain-name-system/

·        https://qwords.com/blog/layanan-internet/

·        https://nafiszz.wordpress.com/tugas-tik/layanan-internet-dan-intranet/

·        https://rumusrumus.com/spss-adalah/

·        http://knowledgesforfuture.blogspot.com/2012/12/cara-memasukkan-dan-mengolah-data.html

·        https ://fuddin.wordpress.com/2009/03/03/persiapan-pengolahan-data-dengan-spss/

·        https://yuvalianda.com/statistik-deskriptif/

Komentar